Oknum PPPK Paruh Waktu Diduga Rangkap Direktur BUMDes

Pandeglang, RK Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bungur Copong, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, menjadi sorotan publik. Pr...


Pandeglang, RK

Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bungur Copong, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, menjadi sorotan publik. Program ketahanan pangan (Ketapang) yang dibiayai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2025 dinilai belum menunjukkan hasil yang jelas dan memunculkan sejumlah pertanyaan terkait efektivitas serta kepatuhan terhadap regulasi jabatan pengurus.

Berdasarkan pantauan di Kampung Pamatang, kandang bebek yang sebelumnya menjadi bagian dari program tersebut kini terlihat kosong. Warga menyebut aktivitas ternak sudah tidak lagi terlihat dalam beberapa waktu terakhir.


Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, sebut saja Eman (nama disamarkan), mengatakan masyarakat tidak merasakan dampak ekonomi dari keberadaan program tersebut.


“Yang ada sekarang cuma kandang kosong. Bebeknya tidak jelas, dan masyarakat juga tidak pernah dilibatkan secara terbuka,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).


Informasi yang dihimpun menyebutkan alokasi anggaran BUMDes untuk program tersebut mencapai sekitar Rp268 juta. Namun warga mempertanyakan realisasi penggunaan anggaran dan manfaat konkret yang diterima masyarakat desa.


Status Direktur BUMDes Dipertanyakan

Sorotan semakin menguat setelah muncul informasi bahwa Direktur BUMDes Bungur Copong, Unung Herdian, diduga berstatus sebagai ASN PPPK Paruh Waktu di SDN Bungur Copong 3.


Sekretaris Jenderal GWI DPC Pandeglang, L. Irawan, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, yang bersangkutan berstatus PPPK Paruh Waktu.


“Direktur BUMDes adalah ASN PPPK paruh waktu. Ini perlu dikaji sesuai aturan, karena ASN tidak diperbolehkan rangkap jabatan sebagai pelaksana operasional BUMDes,” ujarnya.


Dalam ketentuan yang berlaku, ASN baik PNS maupun PPPK—tidak diperkenankan menduduki jabatan operasional BUMDes seperti Direktur, Sekretaris, atau Bendahara, karena berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. 


ASN umumnya hanya dapat berperan sebagai penasihat, dengan tetap memperhatikan regulasi yang berlaku di daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, Unung Herdian belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan rangkap jabatan tersebut. Saat dihubungi melalui pesan singkat, yang bersangkutan hanya memberikan jawaban singkat tanpa penjelasan lebih lanjut.

Masa Jabatan PJ Kepala Desa Juga Jadi Pertanyaan.


Selain persoalan BUMDes, warga juga mempertanyakan masa jabatan Penjabat (PJ) Kepala Desa Bungur Copong, Asep Furkon. Sejumlah warga menilai masa jabatan PJ Kepala Desa diduga telah melewati batas waktu dan perlu dievaluasi.

“Setahu kami, masa jabatan PJ Kepala Desa itu satu tahun per SK. Bukankah tidak berlaku perpanjangan dua tahun seperti kepala desa definitif?” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.


Secara umum, Penjabat Kepala Desa diangkat untuk mengisi kekosongan jabatan dalam jangka waktu tertentu sesuai surat keputusan (SK) dan ketentuan perundang-undangan. Masa jabatan tersebut berbeda dengan kepala desa definitif yang memiliki masa jabatan lebih panjang berdasarkan hasil pemilihan langsung.


Warga pun mempertanyakan apakah masa jabatan PJ Kepala Desa Bungur Copong masih sesuai ketentuan dan apakah sudah dilakukan evaluasi berkala oleh pemerintah kabupaten.

Hingga kini, PJ Kepala Desa Bungur Copong belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi redaksi, termasuk terkait pengawasan terhadap BUMDes dan status masa jabatannya. Camat Picung juga belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut.


Dorong Evaluasi dan Audit

Sejumlah warga berharap Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) serta Inspektorat Kabupaten Pandeglang melakukan evaluasi dan audit menyeluruh terhadap pengelolaan BUMDes Bungur Copong.


“Kalau memang ada ketidaksesuaian aturan atau pengelolaan yang kurang optimal, harus segera dievaluasi. Dana desa itu uang rakyat, jadi harus transparan,” kata Eman.


Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa dinilai penting agar program ketahanan pangan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.


Hingga berita ini ditayangkan, redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari Direktur BUMDes Bungur Copong, PJ Kepala Desa, Camat Picung, maupun pihak terkait lainnya guna menjaga prinsip keberimbangan informasi.


(YEN)

COMMENTS



Nama

a,1,abu dhabi,1,aceh,26,Aceh Barat,2,Aceh Tenggara,1,aceh timur,152,aceh utara,3,Adventorial,7,aek nabara,2,aimas,2,Ambarawa,2,amsterdam,1,Angkola Timur,1,anta beranta,1,artikel,3,Asahan,16,badau,3,badung,5,bagansiapiapi,3,balai jaya,1,bali,26,balige,1,banda aceh,6,bandar lampung,18,Bandung,78,bandung barat,5,banggai,1,bangka,135,bangka barat,74,bangka belitung,39,bangka selatan,17,bangka tengah,7,bangkalan,6,banjarmasin,1,banten,81,Banyuasin,2,banyumas,1,banyuwangi,145,barito selatan,3,barito utara,3,Bat,2,batam,7,batang,48,batang kuis,1,batu,1,batu bara,28,bekasi,48,belawan,29,belitung,589,belitung timur,28,beltim,69,bengkalis,4,bengkayang,22,Bengkulu,2,berau,4,bilah barat,1,Bilah Hulu,2,binjai,8,bintan,1,bintang meriah,1,bireuen,1,blitar,2,bogor,18,bojonegoro,3,bolsel,2,Bondowoso,9,boyolali,2,brebes,1,Catatan,1,ciami,3,ciamis,1314,Cianjur,36,Cikampek,1,Cikarang,1,cilacap,3,cilegon,7,cimahi,4,cirebon,11,Covid-19,14,Daerah,2812,Danau Toba,2,deli serdang,92,Demak,2,denpasar,19,Depok,6,DolokSanggul,1,dumai,2,Ekonomi,1,empanang,1,Empat Lawang,9,entikong,4,garut,5,Gorontalo,4,gresik,2,Gunung Megang,1,gunungsitoli,16,hajoran,3,halmahera,2,Halmahera Barat,16,Halmahera Selatan,4,Halmahera Tengah,9,Halmahera Timur,4,Haltim,1,Hamparan Perak,2,hinai,1,Hukum,2,Humbahas,1,idi rayeuk,1,Iklan,2,IKN,1,indonesia,1,indramayu,4,Internasional,1,jakarta,731,jakarta barat,12,jakarta selatan,2,jakarta timur,1,jakarta utara,1,jatim,3,jatinangor,1,Jawa Barat,12,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jawabarat,5,jayapura,8,jember,10,Jepara,6,jombang,5,kab. bandung,7,Kab. Tasikmalaya,46,kab.bekasi,3,kab.berau,5,Kab.Bogor,1,Kab.Karo,4,Kab.Tasikmalaya,7,Kalbar,37,Kalimantan Barat,10,kalimantan timur,2,kalsel,1,Kalteng,2,Kaltim,5,Kampar,3,Kapuas Hulu,12,karawang,5,Karimun,95,Kasus,1,kayong utara,14,kediri,2,keerom,2,Kendalbulur,1,kendari,1,Kepri,10,ketapang,51,kisam ilir,1,klaten,39,kolaka timur,1,kota agung,8,Kota Maba,2,Kota Pinang,2,kotim,4,KPK,1,Kriminal,661,kuala behe,1,kuala pembuang,1,Kuala Tanjung,4,kuansing,1,kuantan singingi,1,kubu raya,445,kundur barat,1,kuningan,11,l Kuningan,1,Labubanbatu,63,Labubanbatu selatan,15,labuhan,1,labuhan deli,19,labuhanbatu,1561,Labuhanbatu Raya,2,labuhanbatu selatan,112,Labuhanbatu Utara,14,labura,35,labusel,29,lahat,2,Lahubanbatu,1,Lalilef,1,lamongan,3,Lampung,65,Lampung Barat,2,lampung selatan,5,Lampung tengah,15,Lampung timur,5,lampung utara,2,landak,45,langkat,229,langsa,3,lebak,17,lembak,1,limboto,1,lingga,49,lombok,1,lombok tengah,3,lombok timur,20,lombok utara,1,London(UK),1,Lubuk Lingga,2,Lubuk Linggau,3,lubuk pakam,1,LubukLinggau,2,lumajang,1,luwuk banggai,3,madiun,1,madura,2,Magelang,10,magetan,1,Majalengka,107,Makassar,2,malang,11,Maluku,3,maluku utara,8,malut,7,mamuju,3,manado,3,mandailing natal,20,Mandalika,1,manggar,5,manokwari,3,mataram,18,Maybrat,1,meda,1,medan,948,Melawi,57,mempawah,18,menggala kota,1,mengwi,1,menjalin,1,meranti,1,metro,1,minut,1,mojokerto,3,muara dua,14,muara enim,135,mukomuko,3,Muna,1,muntok,1,musi banyuasin,2,musi rawas,3,musi rawas utara,1,nanga pinoh,1,Nasional,1,Negeri Antah Berantah,9,negeri lama,1,New York City,2,Ngabang,1,nganjuk,3,Nias,17,Nias Barat,1,Nias Selatan,6,Nias utara,5,NTB,78,Nusa Dua,3,ogan ilir,4,OKI,4,oku selatan,11,pacitan,85,padalarang,1,padang lawas,6,padang lawas utara,1,padang sidimpuan,5,palangka raya,9,palas,2,palembang,17,pali,3,palopo,1,palu,5,paluta,1,pamekasan,3,Pandeglang,1133,pangandaran,2,pangkal pinang,34,Pangkalan Bun,2,papua,7,papua barat,4,parapat,2,Pargarutan,1,Pariaman,1,Pasuruan,2,pati,4,pekalongan,359,pekanbaru,15,Pemalang,3,Pematang Siantar,10,Pendidikan,3,Peristiwa,3023,pesawaran,72,pesisir barat,2,politik,116,ponorogo,3,Pontianak,549,pontianak utara,1,prabumulih,1,pringsewu,768,probolinggo,8,pulau panggung,2,purwakarta,6,purwokerto,1,Purworejo,1,putussibau,5,Rabat,1,radar kriminal,3,Ragam,2755,raja ampat,4,Rantauprapat,29,Riau,9,rokan hilir,27,rokan hulu,1,rote ndao,1,Samarinda,1,sambas,17,samosir,4,Sampang,43,sanggau,95,sarawak,1,sekadau,15,sekayam,1,Sekayu,1,selayar,1,selong,1,semarang,12,Serang,123,serdang bedagai,2,seruyan,1,siak,1,siantar,12,Sibayak,1,sibolangit,2,Sibolga,5,Siborongborong,1,sidempuan,1,sidoarjo,29,Simalungun,338,singkawang,42,sinjai,1,sintang,66,sipirok,2,situbondo,1,Sofifi,1,solo,1,solok,1,sorong,149,sorong selatan,21,Sosial,14,sragen,1,stabat,40,Suap,1,Subang,10,subulussalam,12,sukabumi,10,sukadana,1,sukajaya,1,Sulawesi Tengah,1,sulsel,5,sulteng,9,sumatera,1,sumbar,1,sumbawa barat,3,sumenep,4,sumsel,7,sumut,23,Sungai Ambawang,2,surabaya,46,surakarta,6,Takalar,2,TalangPadang,1,tambraw,2,tana tidung,1,tana toraja,1,tanah karo,2,tangerang,37,tangerang selatan,7,tanggamus,363,tanjabtim,15,tanjung agung,1,tanjung balai,2,tanjung enim,8,tanjung lalang,1,tanjung morawa,1,Tanjung Pinang,1,tanjungbalai,6,tanjungpandan,9,tapanuli selatan,21,tapanuli tengah,1,tapanuli utara,2,Tapsel,5,tarutung,1,tasikmalaya,248,tebing tinggi,19,Teekini,1,Ter,1,Terkin,7,Terkini,16826,Terkini kediri,1,Terkino,1,Terkinu,2,Terlini,1,ternate,6,tidore,1,Timika,1,toba,4,touna,27,trenggelek,5,tuban,4,tulang bawang,36,tulungagung,132,ujung tanjung,1,Undangan,1,way kanan,7,wonogiri,2,wonosobo,3,yalimo,1,yogyakarta,5,
ltr
item
radarkriminal.com: Oknum PPPK Paruh Waktu Diduga Rangkap Direktur BUMDes
Oknum PPPK Paruh Waktu Diduga Rangkap Direktur BUMDes
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjj_W7hqBpHGd-sSMcqsEiYEnbQlGrQaDUzdJPUCutA3Xg2vPAgBInPhKqHyt8wazUr3GFIP6b7Q9xtValoMM2nonAoB8gG8ckMYn7c1vCqcH526LS6bg3dAiYbrwi_NIMB3GTgqKvDwfdhxPEcmS9PDpdlqOv8ivSjzkmDhxpPQJpZbAaGxvVayxAV7-AG/s320/1003167693.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjj_W7hqBpHGd-sSMcqsEiYEnbQlGrQaDUzdJPUCutA3Xg2vPAgBInPhKqHyt8wazUr3GFIP6b7Q9xtValoMM2nonAoB8gG8ckMYn7c1vCqcH526LS6bg3dAiYbrwi_NIMB3GTgqKvDwfdhxPEcmS9PDpdlqOv8ivSjzkmDhxpPQJpZbAaGxvVayxAV7-AG/s72-c/1003167693.jpg
radarkriminal.com
https://www.radarkriminal.com/2026/02/oknum-pppk-paruh-waktu-diduga-rangkap.html
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/2026/02/oknum-pppk-paruh-waktu-diduga-rangkap.html
true
1345356970573142364
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy