Ketua Lidik Krimsus Dan Pengamat Hukum Herman Hofi Angkat Bicara Masalah Debt Collector Yang Sedang Hangat Di Kalbar

PONTIANAK(KALBAR), RK Secara sederhana debt collector adalah penagih hutang yg dipekerjakan perusahan yang memberikan peminjaman uang ata...


PONTIANAK(KALBAR), RK

Secara sederhana debt collector adalah penagih hutang yg dipekerjakan perusahan yang memberikan peminjaman uang atau kredit barang lain nya. Hingga saat ini belum ada aturan yang spesifik terkait jasa debt collector ini.


Pengaturan jasa debt collector dalam melaksanakan jasa penagihan utang diatur dalam Surat Edaran Bank Indonesia (SE BI) No. 14/17/DASP Thn 2012 tentang Penagihan Utang Kartu Kredit. Hanya terkait kartu kredit. S.E ini tidak bisa digunakan untuk semua bentuk jasa pencegahan hutang. Dalam surat edaran (SE) tersebut semua harus berdasarkan standar Bank Indonesia. Demikian Hal tesebut dipaparkan Pengamat Hukum Herman Hofi SH, Sabtu (16/12/23).


Ia menambahkan, misal nya debt collector harus mempunyai pendidikan atau pelatihan khusus sebagai debt collector dan kriteria kredit macet yang dapat di tagih sesuai dengan standar arau ketentuan BI. dan Kualitas penagihan harus sesuai standar BI. Tata cara penagihan pun telah ditentukan SOP nya, tidak boleh asal asalan.


"Yang tidak kalah penting nya setiap debt collector harus di lengkapi kartu identitas dan tercatat di BI. Serta berpegang teguh pada etika sebagai Debt Collector" Bebernya


Selain itu, ketentuan dari Bank Indonesia tersebut, OJK juga telah mengeluarkan aturan yaitu peraturan OJK NO. 6 Th 2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, 


"Disebutkan bahwa penagih utang (debt collector) dilarang melakukan pengamanan, melakukan tindakan kekerasan yang bersifat mempermalukan, serta memberikan tekanan baik secara fisik maupun verbal" Tegasnya


Sehingga dapat dipahami bahwa apa itu debt collector sebagai penagih utang keberadaannya tidaklah dilarang secara hukum di Indonesia.


"Meski begitu, dalam pelaksanaannya debt collector perlu mengikuti aturan yang berlaku dan tidak melakukan tindak kekerasan,main hakim sendiri atau semacamnya" Tutur Herman Hofi


Untuk menghindari permasalahan perilaku debt collector yang sering melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan secara hukum, maka sebaik nya perlu ada penertiban. 


"Sesuai dengan ketentuan peraturan OJK. dan seharus nya badan usaha yang menggunakan jasa Debt Collector wajib bertanggung jawab jika dalam menjalankan tugas nya sebagai debt collector melanggar aturan apalagi bersentuhan dengan Persoalan pidana" Imbuhnya


Teŕkait dengan persoalan sedang hangat dibicarakan langkah polsek Pontianak Barat sudah betul. 


"Setiap laporan warga atas ada nya dugaan tindak pidana wajib di terima oleh polisi yang selanjut nya dilakukan penyelidikan dan penyidikan" Ujarnya


Tentu saja hal hal yang memungkinkan dapat dilakukan restorasi Justice dan penyidik wajib untuk melakukan nya terlepas dapat diterima semua pihak atau tidk tetapi penyidik sudah berusaha melakukan nya.


"Apabila masyarakat mengalami hal yg tidak menyenangkan atas perilaku debt collector segera melaporkan nya pada kepolisian, dan perusahan yang mempekerjakan debt collector wajib bertangung jawab" Tegas Pengamat Hukum Hukum Ternama Dikalbar


Sementara itu,Ketua DPD Lidiik Krimsus RI (Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi Dan Kriminal Khusus Republik Indonesia) Kalbar, Hadysa Prana menilai, permasalahan prilaku Debt Collector nakal di negeri ini bukanlah barang baru.


"Sangat penting bagi pemerintah untuk mengambil suatu terobosan yang tegas dan tepat agar permasalahan ini tidak terus berlarut" Tegas Hady


Artinya, langsung kepada penyebab pokok permasalahan yang menjadi penyebab terjadinya masalah tersebut


"Diibarakatkan sebatang pohon,jika hanya daun dan ranting yang di potong tentu akan tumbuh lagi. Maka yang harus dilakukan adalah cabut sampai ke akarnya" Pungkas Orang Nomor 1 Di Lidik Krimsus Kalbar itu. 


Sumber : Hady/Herman Hofi

COMMENTS





Nama

abu dhabi,1,aceh,23,Aceh Barat,2,aceh timur,152,aceh utara,3,Adventorial,7,aek nabara,1,aimas,2,amsterdam,1,anta beranta,1,artikel,2,Asahan,11,badau,3,badung,5,bali,21,banda aceh,1,bandar lampung,3,Bandung,68,bandung barat,5,bangka,134,bangka barat,74,bangka belitung,17,bangka selatan,11,bangka tengah,6,banjarmasin,1,banten,3,Banyuasin,2,banyuwangi,145,barito selatan,2,barito utara,1,Bat,2,batam,5,batang,22,batang kuis,1,batu bara,26,bekasi,39,belawan,1,belitung,337,belitung timur,19,beltim,38,bengkalis,3,bengkayang,20,berau,4,Bilah Hulu,2,binjai,1,bintang meriah,1,bireuen,1,blitar,2,bogor,11,bojonegoro,3,bolsel,1,Bondowoso,6,boyolali,1,brebes,1,ciamis,4,Cianjur,33,Cikampek,1,cilacap,2,cimahi,3,cirebon,8,Covid-19,14,Daerah,2812,deli serdang,11,Demak,2,denpasar,12,Depok,4,DolokSanggul,1,dumai,1,Ekonomi,1,empanang,1,garut,3,Gorontalo,3,gresik,2,Gunung Megang,1,gunungsitoli,7,halmahera,2,Halmahera Barat,16,Halmahera Selatan,3,Hukum,2,idi rayeuk,1,indonesia,1,indramayu,1,Internasional,1,jakarta,475,jakarta barat,1,jakarta timur,1,jakarta utara,1,jatim,3,jatinangor,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,2,Jawa Timur,5,Jawabarat,5,jayapura,8,jember,4,Jepara,4,jombang,5,kab. bandung,6,kab.bekasi,3,kab.berau,5,Kalbar,30,Kalimantan Barat,8,kalimantan timur,1,kalsel,1,Kalteng,1,Kaltim,5,Kampar,2,Kapuas Hulu,12,karawang,4,Karimun,86,Kasus,1,kayong utara,14,kediri,2,keerom,2,kendari,1,Kepri,10,ketapang,48,kisam ilir,1,klaten,39,kolaka timur,1,kota agung,7,Kota Pinang,1,kotim,1,KPK,1,Kriminal,661,kuala behe,1,kuansing,1,kuantan singingi,1,kubu raya,399,Labubanbatu,61,Labubanbatu selatan,14,labuhan,1,labuhanbatu,1426,Labuhanbatu Raya,2,labuhanbatu selatan,110,Labuhanbatu Utara,14,labura,31,labusel,26,Lahubanbatu,1,lamongan,3,Lampung,44,Lampung Barat,1,lampung selatan,1,Lampung tengah,15,Lampung timur,4,lampung utara,1,landak,43,langkat,78,langsa,3,lebak,1,lembak,1,lingga,49,lombok,1,lombok tengah,3,lumajang,1,madiun,1,magetan,1,Majalengka,107,Makassar,1,malang,10,Maluku,3,maluku utara,5,malut,7,mamuju,3,manado,3,manggar,2,manokwari,1,mataram,2,Maybrat,1,medan,74,Melawi,53,mempawah,18,menggala kota,1,menjalin,1,meranti,1,metro,1,mojokerto,3,muara dua,14,muara enim,126,mukomuko,3,Muna,1,muntok,1,musi banyuasin,1,musi rawas,1,nanga pinoh,1,Negeri Antah Berantah,9,negeri lama,1,Ngabang,1,nganjuk,2,Nias,15,Nias Selatan,3,Nias utara,5,NTB,61,Nusa Dua,3,ogan ilir,1,oku selatan,11,pacitan,7,padalarang,1,padang lawas,4,padang sidimpuan,2,palangka raya,4,palas,1,palembang,15,pali,3,paluta,1,pamekasan,1,Pandeglang,76,pangandaran,1,pangkal pinang,31,papua,4,papua barat,2,parapat,1,Pasuruan,2,pati,1,pekalongan,10,pekanbaru,13,Pemalang,2,Pendidikan,3,Peristiwa,3023,pesawaran,48,politik,116,ponorogo,3,Pontianak,494,pontianak utara,1,prabumulih,1,pringsewu,1,probolinggo,8,pulau panggung,1,purwakarta,5,purwokerto,1,Purworejo,1,putussibau,4,radar kriminal,3,Ragam,2755,raja ampat,2,Rantauprapat,29,Riau,8,rokan hulu,1,rote ndao,1,sambas,14,samosir,3,Sampang,3,sanggau,66,sarawak,1,sekadau,12,sekayam,1,selayar,1,semarang,6,Serang,8,seruyan,1,siak,1,siantar,3,Sibolga,3,sidempuan,1,sidoarjo,29,Simalungun,240,singkawang,42,sinjai,1,sintang,64,situbondo,1,solo,1,solok,1,sorong,46,sorong selatan,19,Sosial,14,sragen,1,Suap,1,Subang,9,subulussalam,4,sukabumi,10,sukadana,1,Sulawesi Tengah,1,sulsel,4,sumatera,1,sumbawa barat,3,sumenep,1,sumsel,3,sumut,17,Sungai Ambawang,2,surabaya,41,surakarta,5,tana tidung,1,tana toraja,1,tangerang,3,tangerang selatan,2,tanggamus,28,tanjabtim,15,tanjung agung,1,tanjung enim,7,tanjung lalang,1,Tanjung Pinang,1,tanjungpandan,4,tasikmalaya,36,Teekini,1,Terkini,9321,Terkini kediri,1,Terkino,1,Terkinu,2,Terlini,1,ternate,3,tidore,1,toba,2,trenggelek,2,tuban,1,tulang bawang,36,tulungagung,18,way kanan,2,wonogiri,2,wonosobo,3,yalimo,1,yogyakarta,4,
ltr
item
radarkriminal.com:  Ketua Lidik Krimsus Dan Pengamat Hukum Herman Hofi Angkat Bicara Masalah Debt Collector Yang Sedang Hangat Di Kalbar
 Ketua Lidik Krimsus Dan Pengamat Hukum Herman Hofi Angkat Bicara Masalah Debt Collector Yang Sedang Hangat Di Kalbar
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgihWfNKqqbgRPSSyNgyl_g65PMbqsB7vholMkwVXP0wgZ9fg-aFn9XSle_xeUT1MDkqM7RjV6eDZyziwaDpTmfrcWGfDxqUpPw7FC56L_UTPZTDrLZZY3w0oJtyOK4Zmv1z13dbTzADSGhs43MqJF2V6pJOCGXkav5PNmSdYv0I9Tke9rcpb0KE9G15Go/s320/IMG-20231217-WA0041.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgihWfNKqqbgRPSSyNgyl_g65PMbqsB7vholMkwVXP0wgZ9fg-aFn9XSle_xeUT1MDkqM7RjV6eDZyziwaDpTmfrcWGfDxqUpPw7FC56L_UTPZTDrLZZY3w0oJtyOK4Zmv1z13dbTzADSGhs43MqJF2V6pJOCGXkav5PNmSdYv0I9Tke9rcpb0KE9G15Go/s72-c/IMG-20231217-WA0041.jpg
radarkriminal.com
https://www.radarkriminal.com/2023/12/ketua-lidik-krimsus-dan-pengamat-hukum.html
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/2023/12/ketua-lidik-krimsus-dan-pengamat-hukum.html
true
1345356970573142364
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy