Banten, RK Sepasang anak baru gede (ABG) kepergok sedang berduaan di dalam kamar salah satu rumah milik orang tua Kepala Desa di wilayah Kec...
Banten, RK
Sepasang anak baru gede (ABG) kepergok sedang berduaan di dalam kamar salah satu rumah milik orang tua Kepala Desa di wilayah Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten pada Jumat Tanggal 18 Juli 2025 sekitar pukul 19.30 WIB yang diduga sedang mesum hingga akhirnya dilaporkan ke pihak yang berwajib.
Kepada media, Kiki Maulana Sofa Kepala Desa Tegalwangi Kecamatan Menes menjelaskan bahwa peristiwa yang terjadi sudah dilaporkan ke pihak Kepolisian Sektor Menes Polres Pandeglang.
"Adanya sepasang ABG yang kepergok sedang berduan didalam kamar milik rumah orang tua saya tentu sangat mengagetkan terlebih saat kejadian tidak dikenali asal muasalnya darimana" ungkapnya Kiki Maulana saat dikonfirmasi di wilayah Kecamatan Menes, Kamis (24/7/25).
Kiki mengaku bahwa penjelasan ini disampaikan ke awak media sebagai bentuk klarifikasi atas terbitnya berita yang heboh di salah satu media online dengan judul, "Kejam, Kades Tegalwangi Diduga Aniaya Anak Dibawah Umur Dengan Tendangan dan Pukulan" yang terbit 23 Juli 2025 yang saat ini kasusnya dilaporkan ke Polres Pandeglang Polda Banten atas dugaan tindak pidana kekerasan.
Kiki mengatakan pada awalnya saya kedatangan tamu dari Cikarang Bekasi untuk silaturahmi dan ziarah ke makam almarhum orang tua yang berada tepat di belakang rumah orang tua di Kp Tegal Baros Desa Tegalwangi.
"Usai acara makan dan minum kemudian saya bersama kakak saya bernama Dadang dan 3 (tiga) tamu berencana mau ziarah ke makam almarhum yang berjarak sekitar 700 meter dari rumah saya, pas turun dari mobil saya bertanya ke Ka Dadang itu motor siapa? Jawab Dadang tidak tahu, sementara keponakan saya bernama Jafa sedang tidak ada dirumah, lantaran lewat samping rumah gelap akhirnya masuklah ke dalam rumah kemudian saat masuk pintu kedua, pas dibuka ada sepasang ABG di dalam kamar, saya lihat yang satu lagi membetulkan baju dan yang satu bajunya sudah terbuka yaitu pihak laki-laki nya kemudian saya tanya kamu ini siapa kenapa berbuat dirumah orang tua saya?? Jawaban dia, saya temannya Jafa, kata Kiki menirukan ucapannya.
Kemudian, saya sampaikan kalau temannya keponakan saya, kenapa tidak menunggu di ruangan tengah atau diluar dan jangan dikamar kaya begini, kemudian dia mau lari dan saya tarik celana bagian belakangnya dan saya bilang mau kemana dan orang mana aslinya, dia jawab orang Sodong, orang Kadupaeh, orang Kadu Pinang, orang Sodong Pintu. Lantaran plin plan dan gak jelas kembali saya tanyakan sebenarnya orang mana ?? Dia jawab orang Sodong Kepala Desa nya adalah Epul, sementara setahu saya gak ada Kepala Desa Sodong bernama Epul lantaran emosi spontan langsung tampelengin sebanyak 3-4 kali, karena tidak enak kepada tamu mau ziarah akhirnya saya minta bantuan kepada RT dan telepon pihak kepolisian sektor Menes bahwa ada kejadian agar ditindaklanjuti dan diamankan.
"Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 Wib sekitar habis Isya setelah saya beres ziarah dan nganterin tamu ke rumah, akhirnya saya kembali ke lokasi dan disana sudah banyak warga dan ada pihak kepolisian untuk menindaklanjuti hal tersebut.
Setelah beberapa saat saya pun datang ke Polsek Menes dan sudah banyak yang menunggu bahkan ada Bos Ajat karena ternyata sepasang ABG tersebut adalah tetangga desa. Pada saat itu kami bersepakat diselesaikan secara kekeluargaan namun datang mantan Kades berinisial AD dan menegur jangan main tempeleng saja itu keponakan saya, dan saya berusaha menjelaskan tetapi tidak kondusif akhirnya musyawarah diundur dan saya meninggalkan tempat tersebut dan keesokan harinya pada Hari Sabtu saya membuat laporan pengaduan ke Polsek Menes" katanya.
"Memang saya akui khilaf telah menempeleng pihak laki-laki nya tetapi tidak melakukan pemukulan ataupun menendang yang bersangkutan apalagi menyeretnya dan saya sama sekali saya tidak melakukan kekerasan apapun terhadap pihak perempuannya" imbuhnya.
Terpisah, AIPTU Aan Andrisyah,SH PS. Panit Opsnal 1 Reskrim Polsek Menes Polres Pandeglang membenarkan bahwa Kepala Desa Tegalwangi telah memberikan informasi dan melaporkan pengaduan.
"Memang benar pada hari Jumat malam Sabtu kami telah menerima laporan dari warga Kp Tegal Baros Desa Tegalwangi Kecamatan Menes bahwa ada sepasang anak muda berinisial TP (16) seorang pria dan DA (16) menurut keterangan warga, kepergok sedang berduaan didalam dirumah milik orang tua Kepala Desa Tegalwangi sehingga saya dan anggota lainnya langsung ke lokasi yang dimaksud", jelas AIPTU Aan Andriansyah di ruang kerja Polsek Menes.
Setelah di lokasi kejadian, agar kondusif dan mencegah hal hal yang tidak diinginkan kami meminta masyarakat yang kumpul untuk membubarkan diri dan masalah ini ditangani pihak Kepolisian. Kemudian para pihak diminta menjelaskan atau klarifikasi soal peristiwa yang terjadi di Kantor Polsek Menes sedangkan Kepala Desa Tegalwangi Kecamatan Menes membuat laporan pengaduan ke Polsek Menes pada hari Sabtunya,"pungkasnya.
(YEN)
COMMENTS