INVESTIGASI NASIONAL | MENGUAK DUGAAN PENIPUAN OKNUM ADVOKAT WND: UANG, JANJI REHABILITASI, DAN PERTANYAAN ATAS INTEGRITAS PENEGAKAN HUKUM

Belitung, Radar Kriminal 16 Januari 2026 – Investigasi Khusus Tim Jurnalis Investigasi Nasional bersama LSM Barisan Independen Nusantara (BI...


Belitung, Radar Kriminal

16 Januari 2026 – Investigasi Khusus Tim Jurnalis Investigasi Nasional bersama LSM Barisan Independen Nusantara (BIN) mengungkap dan mengupas secara mendalam dugaan penipuan yang menyeret nama oknum advokat berinisial WND, sebuah perkara yang kini menjadi perhatian publik karena dinilai berjalan lambat dan minim kejelasan, meski telah dilaporkan secara resmi ke Polres Belitung.

Laporan polisi tercatat dengan nomor LP/B/2/I/2026/Polres Belitung/Polda Bangka Belitung, tertanggal 9 Januari 2026. Namun hingga hampir tiga pekan berlalu, belum ada penetapan tersangka maupun pengumuman gelar perkara, kondisi yang memunculkan pertanyaan serius mengenai konsistensi dan transparansi proses hukum.


KRONOLOGI: JANJI REHABILITASI DAN UANG PULUHAN JUTA

Berdasarkan data investigasi, pelapor bernama Cintya, didampingi tim LSM BIN, telah memberikan keterangan lengkap kepada penyidik. Dalam laporannya, LN, keluarga dari P—seorang tersangka kasus narkoba—mengaku menyerahkan uang hingga puluhan juta rupiah kepada WND.

Penyerahan uang tersebut didasari janji WND yang menyatakan sanggup mengurus jalur rehabilitasi bagi P. Janji tersebut disampaikan dalam situasi keluarga yang panik, tertekan, dan minim pemahaman hukum, sehingga mempercayai pernyataan terlapor.


Namun hingga tenggat waktu yang dijanjikan, rehabilitasi tidak pernah terealisasi, dan dana yang telah diserahkan tidak dikembalikan. Fakta inilah yang menjadi dasar laporan dugaan penipuan.


FAKTA LAPANGAN: TERLAPOR MASIH BEBAS

Tim investigasi mendapati fakta bahwa WND hingga kini masih bebas beraktivitas, bahkan beberapa kali terlihat keluar masuk lingkungan kepolisian, tanpa adanya pembatasan hukum yang dapat dijelaskan ke publik. 


Situasi ini menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat dan memantik spekulasi adanya perlakuan khusus.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Belitung, AKP I Made Yudha Suwikarma, menyatakan bahwa penyidik masih melakukan komunikasi dengan pelapor dan telah melayangkan pemanggilan terhadap terlapor.

Namun, pernyataan tersebut belum menjawab pertanyaan utama publik: mengapa belum ada gelar perkara dan status hukum yang jelas?


KAJIAN HUKUM: PASAL YANG BERPOTENSI MENJERAT

Berdasarkan analisis yuridis tim investigasi, dugaan perbuatan WND berpotensi memenuhi unsur beberapa pasal pidana, antara lain:

1. Pasal 378 KUHP (Penipuan)

Unsur-unsur penipuan dinilai berpotensi terpenuhi, yakni:

Adanya janji atau rangkaian kata yang menimbulkan harapan hukum

Penyerahan uang oleh korban

Keuntungan di pihak terlapor

Kerugian nyata di pihak korban

Ancaman pidana: hingga 4 tahun penjara.

2. Pasal 372 KUHP (Penggelapan)

Apabila uang yang diterima tidak digunakan sesuai tujuan dan tidak dikembalikan, maka unsur penggelapan dapat diterapkan.

3. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat

Di luar pidana umum, WND juga berpotensi melanggar hukum profesi, khususnya:

Bertindak tidak jujur

Merugikan klien

Menurunkan martabat profesi advokat

Sanksi etik dapat berujung pada pemberhentian tetap sebagai advokat, terlepas dari proses pidana.

PERSPEKTIF ETIKA PROFESI

Kode Etik Advokat Indonesia secara tegas melarang advokat menjanjikan hasil perkara, apalagi mengesankan bahwa hukum dapat “diatur” melalui imbalan tertentu. Jika dugaan ini terbukti, maka perkara WND tidak sekadar pidana individual, melainkan ancaman serius bagi kepercayaan publik terhadap profesi advokat.


SOROTAN LSM BIN

LSM BIN menilai perkara ini sebagai uji keberanian aparat penegak hukum.

“Jika hukum tidak tegas kepada mereka yang berlindung di balik profesi hukum, maka keadilan akan kehilangan makna. Advokat bukan makelar perkara,” tegas perwakilan LSM BIN.

DPP LSM BIN telah menginstruksikan DPW Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mengawal ketat proses penyidikan, termasuk mendorong gelar perkara yang transparan dan akuntabel.



KESIMPULAN INVESTIGATIF

Kasus dugaan penipuan oleh oknum advokat WND bukan sekadar perkara pidana biasa. Ia menyentuh akar persoalan keadilan, integritas profesi hukum, dan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Publik kini menunggu jawaban tegas:

Apakah janji hukum berbayar akan dibiarkan?

Apakah profesi advokat kebal dari jerat pidana?

Ataukah hukum akan ditegakkan tanpa pandang status?

Hingga berita ini diturunkan, penyidikan masih berjalan dan asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan.

Tim Investigasi akan terus memantau dan membuka setiap fakta yang relevan demi kepentingan publik.

(Tim Jurnalis Investigasi Nasional & LSM BIN ) (Red)Lend

COMMENTS





Nama

a,1,abu dhabi,1,aceh,26,Aceh Barat,2,Aceh Tenggara,1,aceh timur,152,aceh utara,3,Adventorial,7,aek nabara,2,aimas,2,Ambarawa,2,amsterdam,1,Angkola Timur,1,anta beranta,1,artikel,3,Asahan,16,badau,3,badung,5,bagansiapiapi,3,balai jaya,1,bali,26,balige,1,banda aceh,6,bandar lampung,18,Bandung,78,bandung barat,5,banggai,1,bangka,135,bangka barat,74,bangka belitung,38,bangka selatan,17,bangka tengah,7,bangkalan,6,banjarmasin,1,banten,80,Banyuasin,2,banyumas,1,banyuwangi,145,barito selatan,3,barito utara,3,Bat,2,batam,7,batang,48,batang kuis,1,batu,1,batu bara,28,bekasi,48,belawan,28,belitung,586,belitung timur,27,beltim,66,bengkalis,3,bengkayang,22,Bengkulu,2,berau,4,bilah barat,1,Bilah Hulu,2,binjai,8,bintan,1,bintang meriah,1,bireuen,1,blitar,2,bogor,18,bojonegoro,3,bolsel,2,Bondowoso,9,boyolali,2,brebes,1,Catatan,1,ciami,3,ciamis,1285,Cianjur,36,Cikampek,1,Cikarang,1,cilacap,3,cilegon,7,cimahi,4,cirebon,11,Covid-19,14,Daerah,2812,Danau Toba,2,deli serdang,91,Demak,2,denpasar,19,Depok,6,DolokSanggul,1,dumai,2,Ekonomi,1,empanang,1,Empat Lawang,9,entikong,4,garut,5,Gorontalo,4,gresik,2,Gunung Megang,1,gunungsitoli,16,hajoran,3,halmahera,2,Halmahera Barat,16,Halmahera Selatan,4,Halmahera Tengah,9,Halmahera Timur,4,Haltim,1,Hamparan Perak,2,hinai,1,Hukum,2,Humbahas,1,idi rayeuk,1,Iklan,2,IKN,1,indonesia,1,indramayu,4,Internasional,1,jakarta,731,jakarta barat,12,jakarta selatan,2,jakarta timur,1,jakarta utara,1,jatim,3,jatinangor,1,Jawa Barat,12,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jawabarat,5,jayapura,8,jember,10,Jepara,6,jombang,5,kab. bandung,7,Kab. Tasikmalaya,46,kab.bekasi,3,kab.berau,5,Kab.Bogor,1,Kab.Karo,4,Kab.Tasikmalaya,7,Kalbar,37,Kalimantan Barat,10,kalimantan timur,2,kalsel,1,Kalteng,2,Kaltim,5,Kampar,3,Kapuas Hulu,12,karawang,5,Karimun,95,Kasus,1,kayong utara,14,kediri,2,keerom,2,Kendalbulur,1,kendari,1,Kepri,10,ketapang,51,kisam ilir,1,klaten,39,kolaka timur,1,kota agung,8,Kota Maba,2,Kota Pinang,2,kotim,4,KPK,1,Kriminal,661,kuala behe,1,kuala pembuang,1,Kuala Tanjung,4,kuansing,1,kuantan singingi,1,kubu raya,445,kundur barat,1,kuningan,11,l Kuningan,1,Labubanbatu,63,Labubanbatu selatan,15,labuhan,1,labuhan deli,19,labuhanbatu,1558,Labuhanbatu Raya,2,labuhanbatu selatan,112,Labuhanbatu Utara,14,labura,35,labusel,29,lahat,2,Lahubanbatu,1,Lalilef,1,lamongan,3,Lampung,65,Lampung Barat,2,lampung selatan,5,Lampung tengah,15,Lampung timur,5,lampung utara,2,landak,45,langkat,229,langsa,3,lebak,17,lembak,1,limboto,1,lingga,49,lombok,1,lombok tengah,3,lombok timur,19,lombok utara,1,London(UK),1,Lubuk Lingga,2,Lubuk Linggau,3,lubuk pakam,1,LubukLinggau,2,lumajang,1,luwuk banggai,3,madiun,1,madura,2,Magelang,10,magetan,1,Majalengka,107,Makassar,2,malang,11,Maluku,3,maluku utara,8,malut,7,mamuju,3,manado,3,mandailing natal,20,Mandalika,1,manggar,5,manokwari,3,mataram,18,Maybrat,1,meda,1,medan,930,Melawi,57,mempawah,18,menggala kota,1,mengwi,1,menjalin,1,meranti,1,metro,1,minut,1,mojokerto,3,muara dua,14,muara enim,135,mukomuko,3,Muna,1,muntok,1,musi banyuasin,2,musi rawas,3,musi rawas utara,1,nanga pinoh,1,Nasional,1,Negeri Antah Berantah,9,negeri lama,1,New York City,2,Ngabang,1,nganjuk,3,Nias,17,Nias Barat,1,Nias Selatan,6,Nias utara,5,NTB,78,Nusa Dua,3,ogan ilir,4,OKI,4,oku selatan,11,pacitan,80,padalarang,1,padang lawas,6,padang lawas utara,1,padang sidimpuan,5,palangka raya,9,palas,2,palembang,17,pali,3,palopo,1,palu,5,paluta,1,pamekasan,3,Pandeglang,1108,pangandaran,2,pangkal pinang,34,Pangkalan Bun,2,papua,7,papua barat,4,parapat,2,Pargarutan,1,Pariaman,1,Pasuruan,2,pati,4,pekalongan,359,pekanbaru,15,Pemalang,3,Pematang Siantar,10,Pendidikan,3,Peristiwa,3023,pesawaran,72,pesisir barat,2,politik,116,ponorogo,3,Pontianak,549,pontianak utara,1,prabumulih,1,pringsewu,768,probolinggo,8,pulau panggung,2,purwakarta,6,purwokerto,1,Purworejo,1,putussibau,5,Rabat,1,radar kriminal,3,Ragam,2755,raja ampat,4,Rantauprapat,29,Riau,9,rokan hilir,27,rokan hulu,1,rote ndao,1,Samarinda,1,sambas,17,samosir,4,Sampang,43,sanggau,95,sarawak,1,sekadau,15,sekayam,1,Sekayu,1,selayar,1,selong,1,semarang,12,Serang,122,serdang bedagai,2,seruyan,1,siak,1,siantar,12,Sibayak,1,sibolangit,2,Sibolga,5,Siborongborong,1,sidempuan,1,sidoarjo,29,Simalungun,338,singkawang,42,sinjai,1,sintang,66,sipirok,2,situbondo,1,Sofifi,1,solo,1,solok,1,sorong,149,sorong selatan,21,Sosial,14,sragen,1,stabat,40,Suap,1,Subang,10,subulussalam,12,sukabumi,10,sukadana,1,sukajaya,1,Sulawesi Tengah,1,sulsel,5,sulteng,9,sumatera,1,sumbar,1,sumbawa barat,3,sumenep,4,sumsel,7,sumut,23,Sungai Ambawang,2,surabaya,46,surakarta,6,Takalar,2,TalangPadang,1,tambraw,2,tana tidung,1,tana toraja,1,tanah karo,2,tangerang,37,tangerang selatan,7,tanggamus,363,tanjabtim,15,tanjung agung,1,tanjung balai,2,tanjung enim,8,tanjung lalang,1,tanjung morawa,1,Tanjung Pinang,1,tanjungbalai,6,tanjungpandan,9,tapanuli selatan,21,tapanuli tengah,1,tapanuli utara,2,Tapsel,5,tarutung,1,tasikmalaya,242,tebing tinggi,19,Teekini,1,Ter,1,Terkin,7,Terkini,16724,Terkini kediri,1,Terkino,1,Terkinu,2,Terlini,1,ternate,6,tidore,1,Timika,1,toba,4,touna,27,trenggelek,5,tuban,4,tulang bawang,36,tulungagung,131,ujung tanjung,1,Undangan,1,way kanan,6,wonogiri,2,wonosobo,3,yalimo,1,yogyakarta,5,
ltr
item
radarkriminal.com: INVESTIGASI NASIONAL | MENGUAK DUGAAN PENIPUAN OKNUM ADVOKAT WND: UANG, JANJI REHABILITASI, DAN PERTANYAAN ATAS INTEGRITAS PENEGAKAN HUKUM
INVESTIGASI NASIONAL | MENGUAK DUGAAN PENIPUAN OKNUM ADVOKAT WND: UANG, JANJI REHABILITASI, DAN PERTANYAAN ATAS INTEGRITAS PENEGAKAN HUKUM
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZpc2_c5C1DLG-cuKwZqSDKQABZaGY2kjPK4KN-XNi82_WFGHjgfGIhM95OMfc9Em5njVO3TfjljL9a0CNMzCa1jsjCwv_MC2KN8nCITglMtTnS2okk5KcNcIwS3-0Qvu1TsSK1cCO3vu2tl4RmqJJS2Z3s13K-zh3Es4Lw_CcSw9Xum_eg8b4NZyI4XyW/s320/1002817441.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZpc2_c5C1DLG-cuKwZqSDKQABZaGY2kjPK4KN-XNi82_WFGHjgfGIhM95OMfc9Em5njVO3TfjljL9a0CNMzCa1jsjCwv_MC2KN8nCITglMtTnS2okk5KcNcIwS3-0Qvu1TsSK1cCO3vu2tl4RmqJJS2Z3s13K-zh3Es4Lw_CcSw9Xum_eg8b4NZyI4XyW/s72-c/1002817441.jpg
radarkriminal.com
https://www.radarkriminal.com/2026/01/investigasi-nasional-menguak-dugaan.html
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/2026/01/investigasi-nasional-menguak-dugaan.html
true
1345356970573142364
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy