“Makan Bergizi Gratis atau Bisnis Gelap? Korwil SPPG Lombok Timur Diseret Dugaan Transaksi Ratusan Juta”

Lombok Timur, RK 26 Januari 2026 — Program strategis nasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dirancang sebagai wajah kehadiran ...


Lombok Timur, RK

26 Januari 2026 — Program strategis nasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dirancang sebagai wajah kehadiran negara dalam menjamin hak dasar anak bangsa, kini terancam berubah menjadi arena transaksi gelap. Alih-alih menjadi instrumen keadilan sosial, program ini justru diseret ke pusaran dugaan praktik jual-beli akses, dengan nilai fantastis hingga ratusan juta rupiah.


Sejumlah pengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) mengungkap dugaan adanya pungutan tidak resmi yang diduga dilakukan oleh Agamawan Salam selaku Koordinator Wilayah SPPG Lombok Timur. Dugaan ini bukan sekadar cerita bisik-bisik, melainkan pola yang disebut berlangsung sistematis, berulang, dan terstruktur.


Seorang sumber internal pengelola dapur, yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keselamatan, menyebut bahwa akses akun operasional SPPG, gerbang utama partisipasi program negara diduga diperdagangkan.“Setiap dapur yang ingin memperoleh akun, harus lebih dulu menyetor uang. Nilainya bukan receh,” ungkap sumber tersebut.


Menurut pengakuan para mitra dapur, besaran dana yang diminta berkisar antara Rp60 juta hingga Rp200 juta, bergantung pada kapasitas dan lokasi dapur. Skema ini menguatkan dugaan bahwa program negara telah direduksi menjadi komoditas, bertentangan secara telanjang dengan prinsip good governance, transparansi, dan akuntabilitas publik.


Lebih mengkhawatirkan, dugaan praktik ini disertai tekanan psikologis dan ancaman administratif. Penolakan terhadap permintaan tertentu disebut berpotensi berujung pada penghambatan penerbitan akun, seolah akses terhadap program nasional berada di tangan satu otoritas informal.


Tak berhenti pada uang tunai, sejumlah pengelola dapur juga mengaku diminta menyediakan material bangunan, mulai dari pasir hingga pembangunan gerbang dapur, permintaan yang disebut sebagai syarat tak tertulis demi “kelancaran” proses.


“Kalau tidak dipenuhi, akun tidak akan diproses,” ujar salah satu pemilik dapur.


Pola ini, jika terbukti, menunjukkan penyalahgunaan kewenangan yang serius, di mana mandat negara dipelintir menjadi alat tawar-menawar personal.


Ketua IT99, Hadiyat Dinata, mengecam keras dugaan tersebut. Ia menegaskan, praktik semacam ini jika benar tidak lagi berada di wilayah pelanggaran etik semata, melainkan indikasi kuat tindak pidana korupsi atau pungutan liar (pungli).


“Pemenuhan gizi adalah mandat konstitusional, bukan ruang transaksi. Jika akses program ini diperjualbelikan, yang dirusak bukan hanya sistem, tetapi juga kepercayaan publik terhadap negara,” tegas Dinata.


Ia menyatakan pihaknya masih membuka ruang klarifikasi secara terbuka, namun menegaskan tidak akan ragu membawa persoalan ini ke Aparat Penegak Hukum (APH) apabila tidak ada penjelasan yang transparan, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.


“Jika klarifikasi hanya berupa bantahan kosong, maka dugaan pungli ini wajib diuji di meja hukum demi menjaga marwah program nasional,” tambahnya.


Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Lombok Timur, Agamawan, membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia menyebut informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan.


Terkait dugaan permintaan material bangunan, ia menilai hal itu dilebih-lebihkan. “Itu terlalu kecil untuk disebut seperti yang dituduhkan,” ujarnya singkat.


Ketika didesak mengenai detail dugaan praktik tersebut, Agamawan menyatakan bahwa pernyataan-pernyataan yang dikaitkan dengannya hanyalah candaan yang disalahartikan.“Saya berani bersumpah, tidak ada satu pun dari tuduhan itu yang benar,” pungkasnya.


Namun publik kini bertanya: jika semua hanya candaan, mengapa begitu banyak dapur berbicara dengan pola cerita yang seragam?


Di titik inilah, klarifikasi verbal tak lagi cukup. Transparansi, audit, dan penegakan hukum menjadi satu-satunya jalan untuk memastikan bahwa program gizi anak bangsa tidak dikorbankan demi kepentingan segelintir elite lokal. ***


(SandiP)

COMMENTS





Nama

a,1,abu dhabi,1,aceh,26,Aceh Barat,2,Aceh Tenggara,1,aceh timur,152,aceh utara,3,Adventorial,7,aek nabara,2,aimas,2,Ambarawa,2,amsterdam,1,Angkola Timur,1,anta beranta,1,artikel,3,Asahan,16,badau,3,badung,5,bagansiapiapi,3,balai jaya,1,bali,26,balige,1,banda aceh,6,bandar lampung,18,Bandung,77,bandung barat,5,banggai,1,bangka,135,bangka barat,74,bangka belitung,35,bangka selatan,17,bangka tengah,7,bangkalan,6,banjarmasin,1,banten,79,Banyuasin,2,banyumas,1,banyuwangi,145,barito selatan,3,barito utara,3,Bat,2,batam,7,batang,48,batang kuis,1,batu,1,batu bara,28,bekasi,48,belawan,28,belitung,571,belitung timur,27,beltim,66,bengkalis,3,bengkayang,22,Bengkulu,2,berau,4,bilah barat,1,Bilah Hulu,2,binjai,8,bintan,1,bintang meriah,1,bireuen,1,blitar,2,bogor,18,bojonegoro,3,bolsel,2,Bondowoso,9,boyolali,2,brebes,1,Catatan,1,ciami,3,ciamis,1245,Cianjur,36,Cikampek,1,Cikarang,1,cilacap,3,cilegon,7,cimahi,4,cirebon,11,Covid-19,14,Daerah,2812,Danau Toba,2,deli serdang,88,Demak,2,denpasar,19,Depok,6,DolokSanggul,1,dumai,2,Ekonomi,1,empanang,1,Empat Lawang,9,entikong,4,garut,5,Gorontalo,4,gresik,2,Gunung Megang,1,gunungsitoli,16,hajoran,3,halmahera,2,Halmahera Barat,16,Halmahera Selatan,4,Halmahera Tengah,9,Halmahera Timur,4,Haltim,1,Hamparan Perak,2,hinai,1,Hukum,2,Humbahas,1,idi rayeuk,1,Iklan,2,IKN,1,indonesia,1,indramayu,4,Internasional,1,jakarta,731,jakarta barat,12,jakarta selatan,2,jakarta timur,1,jakarta utara,1,jatim,3,jatinangor,1,Jawa Barat,12,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jawabarat,5,jayapura,8,jember,10,Jepara,6,jombang,5,kab. bandung,7,Kab. Tasikmalaya,44,kab.bekasi,3,kab.berau,5,Kab.Bogor,1,Kab.Karo,4,Kab.Tasikmalaya,5,Kalbar,37,Kalimantan Barat,10,kalimantan timur,2,kalsel,1,Kalteng,2,Kaltim,5,Kampar,3,Kapuas Hulu,12,karawang,5,Karimun,95,Kasus,1,kayong utara,14,kediri,2,keerom,2,Kendalbulur,1,kendari,1,Kepri,10,ketapang,51,kisam ilir,1,klaten,39,kolaka timur,1,kota agung,8,Kota Maba,2,Kota Pinang,2,kotim,4,KPK,1,Kriminal,661,kuala behe,1,kuala pembuang,1,Kuala Tanjung,4,kuansing,1,kuantan singingi,1,kubu raya,445,kundur barat,1,kuningan,11,l Kuningan,1,Labubanbatu,63,Labubanbatu selatan,15,labuhan,1,labuhan deli,19,labuhanbatu,1553,Labuhanbatu Raya,2,labuhanbatu selatan,112,Labuhanbatu Utara,14,labura,35,labusel,29,lahat,2,Lahubanbatu,1,Lalilef,1,lamongan,3,Lampung,65,Lampung Barat,2,lampung selatan,5,Lampung tengah,15,Lampung timur,5,lampung utara,2,landak,45,langkat,229,langsa,3,lebak,17,lembak,1,limboto,1,lingga,49,lombok,1,lombok tengah,3,lombok timur,16,lombok utara,1,London(UK),1,Lubuk Lingga,2,Lubuk Linggau,3,lubuk pakam,1,LubukLinggau,2,lumajang,1,luwuk banggai,3,madiun,1,madura,2,Magelang,10,magetan,1,Majalengka,107,Makassar,2,malang,11,Maluku,3,maluku utara,8,malut,7,mamuju,3,manado,3,mandailing natal,20,Mandalika,1,manggar,5,manokwari,3,mataram,17,Maybrat,1,meda,1,medan,914,Melawi,57,mempawah,18,menggala kota,1,mengwi,1,menjalin,1,meranti,1,metro,1,minut,1,mojokerto,3,muara dua,14,muara enim,135,mukomuko,3,Muna,1,muntok,1,musi banyuasin,2,musi rawas,2,musi rawas utara,1,nanga pinoh,1,Nasional,1,Negeri Antah Berantah,9,negeri lama,1,New York City,2,Ngabang,1,nganjuk,3,Nias,17,Nias Barat,1,Nias Selatan,6,Nias utara,5,NTB,78,Nusa Dua,3,ogan ilir,4,OKI,4,oku selatan,11,pacitan,75,padalarang,1,padang lawas,6,padang lawas utara,1,padang sidimpuan,5,palangka raya,9,palas,2,palembang,17,pali,3,palopo,1,palu,5,paluta,1,pamekasan,3,Pandeglang,1076,pangandaran,2,pangkal pinang,34,Pangkalan Bun,2,papua,7,papua barat,4,parapat,2,Pargarutan,1,Pariaman,1,Pasuruan,2,pati,4,pekalongan,359,pekanbaru,15,Pemalang,3,Pematang Siantar,10,Pendidikan,3,Peristiwa,3023,pesawaran,72,pesisir barat,2,politik,116,ponorogo,3,Pontianak,549,pontianak utara,1,prabumulih,1,pringsewu,763,probolinggo,8,pulau panggung,2,purwakarta,6,purwokerto,1,Purworejo,1,putussibau,5,Rabat,1,radar kriminal,3,Ragam,2755,raja ampat,4,Rantauprapat,29,Riau,9,rokan hilir,27,rokan hulu,1,rote ndao,1,Samarinda,1,sambas,17,samosir,4,Sampang,43,sanggau,95,sarawak,1,sekadau,15,sekayam,1,Sekayu,1,selayar,1,selong,1,semarang,12,Serang,121,serdang bedagai,2,seruyan,1,siak,1,siantar,12,Sibayak,1,sibolangit,2,Sibolga,5,Siborongborong,1,sidempuan,1,sidoarjo,29,Simalungun,333,singkawang,42,sinjai,1,sintang,66,sipirok,2,situbondo,1,Sofifi,1,solo,1,solok,1,sorong,149,sorong selatan,21,Sosial,14,sragen,1,stabat,40,Suap,1,Subang,10,subulussalam,12,sukabumi,10,sukadana,1,sukajaya,1,Sulawesi Tengah,1,sulsel,5,sulteng,9,sumatera,1,sumbar,1,sumbawa barat,3,sumenep,3,sumsel,6,sumut,23,Sungai Ambawang,2,surabaya,46,surakarta,6,Takalar,2,TalangPadang,1,tambraw,2,tana tidung,1,tana toraja,1,tanah karo,2,tangerang,37,tangerang selatan,7,tanggamus,363,tanjabtim,15,tanjung agung,1,tanjung balai,2,tanjung enim,8,tanjung lalang,1,tanjung morawa,1,Tanjung Pinang,1,tanjungbalai,6,tanjungpandan,9,tapanuli selatan,21,tapanuli tengah,1,tapanuli utara,2,Tapsel,5,tarutung,1,tasikmalaya,226,tebing tinggi,19,Teekini,1,Ter,1,Terkin,7,Terkini,16567,Terkini kediri,1,Terkino,1,Terkinu,2,Terlini,1,ternate,6,tidore,1,Timika,1,toba,4,touna,27,trenggelek,5,tuban,4,tulang bawang,36,tulungagung,129,ujung tanjung,1,Undangan,1,way kanan,6,wonogiri,2,wonosobo,3,yalimo,1,yogyakarta,5,
ltr
item
radarkriminal.com: “Makan Bergizi Gratis atau Bisnis Gelap? Korwil SPPG Lombok Timur Diseret Dugaan Transaksi Ratusan Juta”
“Makan Bergizi Gratis atau Bisnis Gelap? Korwil SPPG Lombok Timur Diseret Dugaan Transaksi Ratusan Juta”
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9_f7QfAWOPgRov3FSZW0SwbBnhPu6J_hjFbTM6UkdIIjpjAbUvk9ClhvwsJzK71iaam8kHjZVqX6LdNm72mEiKaIyFTrT1_Ii1BtEdQeXy0eXX81_DsJB2npah_c2vbfc-i4SfEnZ9DL2HnFVaxCsoHgjHXFLrYNOd8kDhmEDz7mMlD6gJEHSMG0exRgs/s320/1002936807.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9_f7QfAWOPgRov3FSZW0SwbBnhPu6J_hjFbTM6UkdIIjpjAbUvk9ClhvwsJzK71iaam8kHjZVqX6LdNm72mEiKaIyFTrT1_Ii1BtEdQeXy0eXX81_DsJB2npah_c2vbfc-i4SfEnZ9DL2HnFVaxCsoHgjHXFLrYNOd8kDhmEDz7mMlD6gJEHSMG0exRgs/s72-c/1002936807.jpg
radarkriminal.com
https://www.radarkriminal.com/2026/01/makan-bergizi-gratis-atau-bisnis-gelap.html
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/2026/01/makan-bergizi-gratis-atau-bisnis-gelap.html
true
1345356970573142364
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy