Pontianak(Kalbar), Radar Kriminal Seperti hari sebelumnya sidang Hari ke 5 sidang Pra Peradilan Kamis 10 Maret 2022 , di Pengadilan Negeri ...
Pontianak(Kalbar), Radar Kriminal
Seperti hari sebelumnya sidang Hari ke 5 sidang Pra Peradilan Kamis 10 Maret 2022 , di Pengadilan Negeri Pontianak Jalan Sutan Syahrir Abdurahman No 89 Kota Pontianak ,Sidang Pra Peradilan Kasus dugaan Tindak Pidana Proyek Peningkatan Jalan Tebas - Jawai ( Sentebang ) - Tanah Hitam Desa Arung Parak Kecamatan Tangaran dan Desa Kalimantan Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas , di Pimpin Langsung Hakim Tunggal : Wuryanti, SH.MH. Panitera Pengganti, Lusi Nurmadiatun,SH.
Sidang di gelar dengan Menghadirkan Saksi Saksi ahli dan Saksi Fakta dari Pihak Tim Kuasa Hukum termohon ( Tergugat ) DitKrimsus Polda Kalimantan Barat ,yang dipimpin Oleh :
1.Kombes Pol Nurhadi Handayani,SH. M.Si,
2.Kompol Sugiyono SH, MH. 3. Kompol Dwi Harjana,SH.M.H.
4. Iptu Subur Yohana.SH.
5. Aipda Hendra Sethiadi.SH.
6. Bripka N.Ling SH, M.Sos.
Serta Hadir Para tim Kuasa Hukum Dari Pemohon ( Penggugat ) :
1. Herman Hofi Munawar, S.Pd.SH.M.H.
2. Herman.SH. ( tidak hadir )
3. Andy Alamsyah.SH.
Untuk mengikuti Serta mendengarkan kesaksian dari Pihak termohon ( tergugat ) dari DitKrimsus Polda Kalbar,
Hakim Tunggal membuka mempersilahkan saksi saksi untuk di sumpah sesuai agama yang yg di anut menggunakan kitab suci masing masing , nama nama saksi yang hadir bernama :
1. Kompol Engkus Kusnadi, SH.MH ( Saksi Fakta )
Agama Islam
Alamat Pontianak
Sebagai Saksi Fakta
2. Iskandar.ST. ( Saksi Ahli )
Agama Islam.
asal Politeknik Bandung
3. Saksi Ahli dari ITS Institut Tekhnologi Surabaya.
Hakim tunggal melakukan pertanyaan kepada saksi pertama untuk saksi lain di harapkan keluar dari ruangan sidang agar pertanyaan tidak di dengar saksi saksi lain ,
Adapun sekilas pertanyaan pertanyaan yang di berikan kepada saksi saksi.
Apakah Saudara Saksi Mengetahui Kronolgi Kejadian dari pemanggil status tersangka ?
Saksi fakta menjawab : Bahwa apa yang di lakukan sudah sesuai SOP ( Standar Operasional ) dari undangan klarifikasi proses penyelidikan dan penyidikan hingga ditetapkannya status tersangka , jawab saksi fakta .
Pertanyaan selanjutnya Berapakah Hasil kerugian Negara Terhadap Proyek
Tanah Hitam ?
Saksi Fakta menjawab Hasil Kerugian Negara Dari Hasil audit BPK RI Pusat sejumlah Delapan 8 Milyar lebih , terus saksi fakta menjelaskan kronolgi Pemangilan pertama terhadap para tersangka dari pemanggilan pertama semua Tersangka Tidak hadir Hingga pemanggilan kedua untuk Saudara Sy.Amin ( pemohon 1 ) berhalangan hadir di karenakan terpapar Covid 19 ada surat dari RS Bhayangkara Anton Sujarwo , sehingga satu minggu setelah nya tim DitKrimsus di jemput dirumah nya untuk di lakukan test pcr di RS Bhayangkara dengan Hasil Negatif dan diambil keterangan di BAP di Polda Kalbar serta di lakukan penahanan.
Untuk saudara Faisal Agus Syahbandi di ketahui berhalangan istrinya sedang sakit di Kabupaten Sintang serta dirinya berada di Kabupaten Sintang untuk menjenguk sang istri akan tetapi setelah tim ditkrimsus Polda Kalbar mengecek kebenaran saudara Faisal berada di Pontianak dan akhirnya di jemput Paksa dan di bawa ke Polda Kalbar untuk dilakukan BAP ,serta langsung ditahan , untuk saudara Joni Isnaini,SH. hingga saat ini belum dapat ditemukan masih dalam pencarian dan menjadi DPO Daftar Pencarian Orang DitKrimsus Polda Kalbar , Hakim tunggal merasa Cukup setelah Engkus memberikan keterangan tidak mengenal semua para tersangka sebelumnya ,
Kuasa hukum pemohon bertanya apakah pernah ke laboratorium Untan untuk meminta melakukan uji laboratorium untuk proyek tanah hitam .
Saksi fakta menjawab .tidak pernah meminta kepada laboratoruim Untan untuk melakukan uji coring mutu beton proyek tanah hitam ,
Berikutnya Saksi kedua Saksi Fakta dari Politeknik Bandung atas nama Iskandar, ST.,MT. .
Hakim Tunggal bertanya Coba ceritakan yang saudara saksi ketahui Kronolgi dan dimana Proyek tersebut berada ?
Saksi Fakta Menjawab proyek tersebut Berada di Kabupaten Sambas Proyek peningkatan Jalan Tebas - Jawai ( Sentebang ) Tanah hitam kecamatan Paloh Kabupaten Sambas , Iskandar memohon untuk memutar video recorder hasil dari survey di lapangan dan serta diputar menunjukan lokasi pekerjaan jalan proyek tanah hitam yang menampilkan lapisan atas yang tergerus sehingga muncul krikil baru pada lapisan atas jalan rabat beton. imbuh Saksi Fakta menerangkan dari video rekaman tersebut.
Lalu Kuasa Hukum pemohon bertanya apakah saudara tahu berapa ketebalan Jalan tersebut dan mutu beton berapa yang di gunakan ?
Saksi Fakta terdiam sejenak lalu diambil alih kuasa hukum DiKrimsus Polda Kalbar bahwa pertanyaan tersebut tidak patut di pertanyakan , karena Pokok materi untuk sidang yang akan selanjut nya Saksi Ahli menjawab tidak bisa di jawab untuk sidang Pra Peradilan akan tetapi di sidang selanjutnya di Tipikor, imbuh saksi ahli .
Kuasa Hukum Pemohon bertanya apakah saudara mengambil coring beton dan dibawa menggunakan Kantong plastik atau tabung dan di bawa ke Bandung mengunakan Pesawat ?
Saksi Fakta Menjawab Kantung plastik di bawa ke Bandung untuk di uji laboratoriun politeknik Bandung , imbuh saksi Fakta , dirasa cukup oleh Hakim ,
Selanjutnya saksi ahli dari ITS Surabaya merupakan saksi ahli yang di datangkan DitKrimsus Polda Kalbar Menjelaskan secara administrasi dan tekhnis semua item item pekerjaan di dalam Kegiatan Proyek seharusnya tertuang di dalam Kontrak serta disesuaikan dengan syarat syarat umum kontrak secara umum dan tertuang syarat syarat khusus Kontrak , imbuh saksi ahli dari ITS .
Setelah dirasa cukup semua sidang di tutup oleh hakim dan dilanjutkan dengan Hari Jum'at tanggal 11 Maret 2022.
Akhir sidang awak media menghampiri Kuasa Hukum pemohon dan mewawancarai , Bapak Herman Hofi Munawar, S.Pd.,SH.MH. menjelaskan Hasil Sidang hari ini hadir saksi ahli dan saksi fakta dari DitKrimsus Polda
apa yang di sampaikan oleh para saksi saksi Kuasa Hukum agak kecawa dalam penyampaiannya , ketika kuasa hukum mengejar hal hal tertentu untuk pembuktian akan tetapi dikatakan sudah masuk ke subtansi Pokok Materi ,ketika klien di jadikan tersangka itukan tidak bisa terlepas dari materi itu sendiri mengapa di tetapkan jadi tersangka sedangkan untuk tersangka minimal mempunyai 2 alat bukti, untuk menunjukkan bahwa harus ada pokok materi pada pokok perkara .
Tetapi persoalan ini berhubungan dengan perkara yang ditetapkan kliennya jadi tersangka, maka dari keterangan saksi ahli Kuasa Hukum agak meragukan keterangan saksi ahli yang di datangkan oleh pihak termohon ( tergugat ) ,semua harus bicara tentang keahlian secara jujur subjektif dan objektif, serta bicara secara ilmiah, tetapi semua harus yakin dan percaya kepada Pengadilan serta Hakim untuk menyimpulkan Hasil akhir nantinya pada putusan Hakim , dari pembuktian dilapangan yang di tunjukan oleh saksi malah menguntungkan pihak pemohon atas video rekaman yang di tujukan oleh saksi fakta dari kuasa termohon DitKrimsus Polda Kalbar,
Sampai berita ini di terbitkan kesimpulan kesimpulan bahwa Argumen argumen saksi fakta dari kedua belah pihak masih harus dibuktikan dengan surat surat secara subjektif dan objektif untuk memutuskan perkara nantinya.
Tim ( Adi )
(Ayi Suherman S. : Kaperwil Radar Kriminal Kalbar.)
COMMENTS