Perbub Nomor 27 Tahun 2014 Dasar Hukum Pemberian Rekomendasi BBM

Karimun,RK Pemberian Rekomendasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bagi jasa trasportasi laut di kabupaten Karimun, provinsi Kepulauan Riau...


Karimun,RK

Pemberian Rekomendasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bagi jasa trasportasi laut di kabupaten Karimun, provinsi Kepulauan Riau memiliki landasan hukum.


Afrian, Kepala Dinas Perhubungan Pemda Karimun, mengatakan jika landasan hukum penerbitan rekomendasi bagi pelaku usaha jasa trasportasi umum mengacu pada beberapa prodak hukum yang berlaku.


" Landasan hukumnya ada, mulai dari Undang-undang, hingga peraturan Bupati Karimun Nomor 27 Tahun 2014. Dan itu sudah ada sejak zaman Kadishub yang dulu," ujarnya, Kamis (21/04/2022).


Adapun dasar hukum yang dimaksud yakni;

1. Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

2.Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

3.undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang pelayaran.

4.Peraturan Presiden (Perpres) nomor 191 Tahun 2014 Tentang Harga jual eceran BBM.

5.Permen ESDM Nomor 6 Tahun 2014 tentang harga jual eceran BBM untuk keperluan tertentu. Dan yang terkahir,

6. Peraturan Bupati Karimun Nomor 27 Tahun 2014 tentang pedoman dan rekomendasi pembelian BBM.


Menurut Afrian, masih bergantungnya pembelian BBM untuk trasportasi lau ke SPBU di darat diakibatkan belum tersedianya stasiun pengisian bahan bakar di laut atau di pesisir. Hal inipun menurutnya telah dikordinasikan kepada pihak PERTAMINA.


" Saat ini masih tergantung dari pasokan SPBU di Poros. Pemda belum memliki SPBU apung untuk melayani trasportasi laut. Kita sudah sampaikan kepada pihak Pertamina agar membangun SPBU apung. Kalaupun saat ini ada yang menjual BBM di laut, itu milik swasta atau perorangan. Kalau tidak diberikan rekemondasi, bagaimana kapal mendapatkan BBM?" terangnya.


Sebelumnya, Amirulah, Ketua ORGANDA Karimun menyoroti mulai langkanya ketersedian BBM jenis pertalite di SPBU Poros, khususnya jelang musim mudik lebaran. Ia menduga, pemberian rekomendasi pembelian BMM untuk kebutuhan trasportasi laut menjadi penyebab seringnya terjadi kekosongan.


" Kita perlu pertanyakan, apakah kuota di SPBU darat ini sudah termaksud untuk kebutuhan kapal?,sebab, selama ini kita perhatikan, setiap 2-3 hari, stok BBM di SPBU habis. Kami para pengusaha angkutan umum ini, sangat terbebani jika membeli BBM eceran dengan harga Rp.9.000/liter di pengecer." Paparnya.


Dirinya berharap, Rekomendasi yang sama juga ditebitkan untuk ORGANDA. Hal tersebut menurutnya guna mencegah kekosongan BBM di SPBU untuk kebutuhan Angkutan Umum.


" Kalau mereka bisa, hal yang sama juga semestinya bisa untuk pelaku trasportasi umum di darat. Biar berkeadilan. Kalau angkutan umum hanya mengandalkan SPBU, disaat stok habis, pengemudi terpaksa membeli eceran dengan harga yg lebih mahal. Jika kita ada stok, beban para pengusaha angkutan umum di darat bisa ditekan," pintanya.(esp).

COMMENTS

Nama

abu dhabi,1,aceh,22,Aceh Barat,2,aceh timur,152,aceh utara,3,Adventorial,7,aek nabara,1,anta beranta,1,artikel,2,Asahan,10,badung,2,bali,11,banda aceh,1,bandar lampung,2,Bandung,31,bandung barat,5,bangka,62,bangka barat,49,bangka selatan,6,bangka tengah,5,banjarmasin,1,banten,3,Banyuasin,2,banyuwangi,145,barito selatan,2,Bat,2,batam,5,batang,1,batang kuis,1,batu bara,22,bekasi,21,belawan,1,bengkalis,3,bengkayang,17,berau,1,Bilah Hulu,1,binjai,1,bintang meriah,1,bireuen,1,blitar,2,bogor,8,bojonegoro,3,bolsel,1,Bondowoso,4,boyolali,1,brebes,1,ciamis,2,Cianjur,30,cilacap,1,cimahi,1,cirebon,6,Covid-19,14,Daerah,2812,deli serdang,9,denpasar,8,Depok,3,DolokSanggul,1,dumai,1,Ekonomi,1,garut,1,Gorontalo,1,gresik,2,Gunung Megang,1,gunungsitoli,7,halmahera,1,Halmahera Barat,16,Halmahera Selatan,3,Hukum,2,idi rayeuk,1,indonesia,1,Internasional,1,jakarta,412,jakarta barat,1,jatim,3,Jawa Barat,7,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,5,Jawabarat,5,jayapura,6,jember,4,Jepara,4,jombang,4,kab. bandung,4,kab.bekasi,1,Kalbar,28,Kalimantan Barat,8,kalsel,1,Kaltim,1,Kampar,2,Kapuas Hulu,8,karawang,3,Karimun,86,Kasus,1,kayong utara,11,kediri,2,keerom,1,kendari,1,Kepri,9,ketapang,35,kisam ilir,1,klaten,39,kolaka timur,1,kota agung,7,Kota Pinang,1,KPK,1,Kriminal,661,kuala behe,1,kuansing,1,kubu raya,209,Labubanbatu,57,Labubanbatu selatan,14,labuhanbatu,1064,Labuhanbatu Raya,1,labuhanbatu selatan,105,Labuhanbatu Utara,6,labura,13,Lahubanbatu,1,lamongan,3,Lampung,28,Lampung Barat,1,Lampung tengah,14,Lampung timur,2,lampung utara,1,landak,42,langkat,1,langsa,3,lebak,1,lembak,1,lingga,49,lombok,1,lombok tengah,3,lumajang,1,madiun,1,magetan,1,Majalengka,105,Makassar,1,malang,9,Maluku,2,malut,7,mamuju,3,manado,2,mataram,1,medan,63,Melawi,45,mempawah,13,menggala kota,1,menjalin,1,metro,1,mojokerto,3,muara dua,13,muara enim,83,mukomuko,3,muntok,1,musi banyuasin,1,musi rawas,1,nanga pinoh,1,negeri lama,1,nganjuk,2,Nias,15,Nias Selatan,3,Nias utara,5,NTB,61,ogan ilir,1,oku selatan,11,padang lawas,1,padang sidimpuan,2,palangka raya,1,palembang,15,pali,3,pamekasan,1,Pandeglang,62,pangandaran,1,pangkal pinang,11,papua,2,papua barat,1,parapat,1,Pasuruan,1,pekanbaru,8,Pemalang,1,Pendidikan,3,Peristiwa,3023,pesawaran,8,politik,116,ponorogo,3,Pontianak,377,pontianak utara,1,prabumulih,1,probolinggo,8,purwakarta,4,purwokerto,1,Purworejo,1,putussibau,2,radar kriminal,1,Ragam,2755,raja ampat,2,Rantauprapat,25,Riau,7,rokan hulu,1,rote ndao,1,sambas,10,samosir,3,sanggau,54,sarawak,1,sekadau,8,sekayam,1,selayar,1,semarang,6,Serang,5,siak,1,siantar,3,Sibolga,3,sidempuan,1,sidoarjo,29,Simalungun,148,singkawang,29,sinjai,1,sintang,58,situbondo,1,solo,1,solok,1,sorong,3,Sosial,14,sragen,1,Suap,1,Subang,6,subulussalam,3,sukabumi,9,sukadana,1,sulsel,2,sumatera,1,sumbawa barat,3,sumenep,1,sumsel,3,sumut,13,Sungai Ambawang,2,surabaya,40,surakarta,5,tana tidung,1,tangerang,2,tangerang selatan,2,tanggamus,25,tanjung agung,1,tanjung enim,2,tasikmalaya,3,Teekini,1,Terkini,7247,Terkini kediri,1,Terkino,1,Terkinu,2,Terlini,1,ternate,3,tidore,1,toba,2,trenggelek,1,tuban,1,tulang bawang,36,tulungagung,3,wonogiri,2,wonosobo,3,yalimo,1,yogyakarta,4,
ltr
item
radarkriminal.com: Perbub Nomor 27 Tahun 2014 Dasar Hukum Pemberian Rekomendasi BBM
Perbub Nomor 27 Tahun 2014 Dasar Hukum Pemberian Rekomendasi BBM
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5yZMfdc6jj3tYZDpLI8dqsLgOg6V53oNim724rZvhx7FTVKgvQR4oogxLHZsnX-t7BPJ79WbPSfs_4UWoVtRBZltClfFu6fZI2FbsXX95V-tbTqZ1EAY16VrjCBbq_8JYznsYGxYqj1WlyidxvoZoa4Pxg537rwn3u17EWVrz0BI6cQxCiXBl9qZwQw/s320/IMG-20220421-WA0135.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5yZMfdc6jj3tYZDpLI8dqsLgOg6V53oNim724rZvhx7FTVKgvQR4oogxLHZsnX-t7BPJ79WbPSfs_4UWoVtRBZltClfFu6fZI2FbsXX95V-tbTqZ1EAY16VrjCBbq_8JYznsYGxYqj1WlyidxvoZoa4Pxg537rwn3u17EWVrz0BI6cQxCiXBl9qZwQw/s72-c/IMG-20220421-WA0135.jpg
radarkriminal.com
https://www.radarkriminal.com/2022/04/perbub-nomor-27-tahun-2014-dasar-hukum.html
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/2022/04/perbub-nomor-27-tahun-2014-dasar-hukum.html
true
1345356970573142364
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy