Inspektorat Tidak Laporkan Ke APH Temuan Kerugian Negara Di Desa Danau Buntar Sekitar 600 Juta Rupiah

Ketapang, RK -  Desa Danau Buntar, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kantor Desa dan kantor BPD Danau Buntar, Sebagai sentral pelay...


Ketapang, RK - 
Desa Danau Buntar, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kantor Desa dan kantor BPD Danau Buntar, Sebagai sentral pelayanan publik semenjak  dijabat Hindi sebagai Kepala Desa, tidak sepenuhnya dipergunakan sebagaimana mestinya.

Pantauan wartawan saat turun ke lapangan  Kantor Desa Danau Buntar dalam keadaan kosong tanpa ada petugas. Serta di kantor tersebut tidak dilengkapi dengan perangkat ATK sebagai alat pendukung kerja para aparatur desa. 

Salah seorang warga setempat yang ditemui awak media sangat menyayangkan   adanya Kantor Desa dan Kantor BPD yang tidak difungsikan sebagaimana kepentingan umum.

"Kantor Desa hanya untuk tempat mahluk halus yang menghuni, tidak sepenuhnya di gunakan untuk pelayanan masyarakat, sama dengan kantor BPD hanya tempat modus  adanya," tutur masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya.

Warga juga menyebut, ada pembangunan drainase di tahun 2021 dengan lebar 1 meter kedalaman 50 cm panjang kurang lebih sekitar 300 meter yang berlokasi di Rt 01/ Rw 01 Dusun Berais hingga saat ini tahun 2022 tidak direalisasikan kepala desa danau buntar dan pagu dana juga tidak diketahui berapa jumlahnya.

Selain itu, dari penuturan warga diduga juga masih ada dana BLT yang belum sempat di distribusikan kepada yang berhak.

"Dugaan kami masih ada dana BLT juga yang masih belum dibagikan kepada yang berhak,"tutur Sumber kepada wartawan .

Informasi juga di dapat bahwa terkait penggunaan DD/ADD Desa Danau Buntar telah di audit oleh inspektorat kabupaten Ketapang pada Febuari tahun 2022,  di temukan adanya penyalahgunaan Anggaran yang menyebabkan kerugian Negara sekitar  Rp.600.000.000(enam ratus juta rupiah). 

Warga yang peduli dengan keadaan desanya  berharap adanya tindakan dari Pemerintah  Kabupaten atas prilaku Kades yang dianggap tidak bisa membawa kemajuan di desanya.

"Wajarlah kades semena menanya mengunakan dana DD maupun ADD karna tidak pernah adanya pertanggung jawaban dari kecamatan  sampai inspektorat. Untuk itu, kami masyarakat meminta kepada pemerintah Kabupaten Ketapang, agar meninjau turun langsung melihat keadaan desa kami yang sangat ketinggalan dari desa lain tanpa adanya pembangunan,"  jelas warga penuh harap. 

Pihak Inspektorat, melalui Drs.H.Asdewi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kerugian negara yang besarnya lebih kurang 600 juta rupiah.

" Hal itu memang benar, untuk informasi awal, temuan itu sudah kami audit, sudah kami tindaklanjuti, karena nuansanya kami ini masih pembinaan. Memang temuan itu agak besar, seperti yang sudah diketahui.

Dari hasil temuan itu, kami sudah tembuskan bahwa mereka harus dikembalikan," terang H. Asdewi saat ditemui di ruang kerjanya Kamis(08/09/2022).

Selain itu harus menyelesaikan bangunan yang belum diselesaikan dan mengembalikan dana yang tidak terealisasikan.

Selanjutnya H.Asdewi menyebutkan dari informasi petugas yang menangani, bahwa sudah ada pengembalian uang yang disetor ke Kas Daerah.

"Tapi untuk sementara informasi dari teman, bahwa mereka  sudah ada pengembalian," lanjutnya.

Terkait detail data pengembalian, H. Asdewi belum bisa merinci lebih jelas, kapan dan berapa jumlah yang sudah dikembalikan, karena data masih di petugas lain. Jika batas waktu yang diberikan tidak ada pengembalian, maka pihaknya akan menyerahkan kepada pihak APH.

"Jika mereka tidak mengindahkan yang kami sampaikan dan tenggang waktu yang diberikan tidak ada pengembalian maka akan langsung ke APH", tegasnya.

Dilain pihak, Eldianto, Camat Kendawangan dikonfirmasi kebenaran bahwa Kades Danau Buntar tidak ada laporan SPJ.

"Benar. Sampai saat ini belum ada SPJ nya, mulai Tahun 2018 sampai sekarang belum ada SPJ nya," kata Eldianto melalui pesan WhatsApp, Kamis(08/09)  sore.

Camat menilai bahwa kinerja Hindi selaku Kades buruk.

"Artinya buruk," cetus Camat.

Sementara itu, Hindi Kades Danau Buntar dikonfirmasi via WhatsApp tidak ada jawaban, hanya dibaca dengan tanda WA centang biru dua. (Ayi Suherman, S)

COMMENTS

Nama

abu dhabi,1,aceh,22,Aceh Barat,2,aceh timur,152,aceh utara,3,Adventorial,7,aek nabara,1,anta beranta,1,artikel,2,Asahan,10,badung,2,bali,11,banda aceh,1,bandar lampung,2,Bandung,31,bandung barat,5,bangka,62,bangka barat,49,bangka selatan,6,bangka tengah,5,banjarmasin,1,banten,3,Banyuasin,2,banyuwangi,145,barito selatan,2,Bat,2,batam,5,batang,1,batang kuis,1,batu bara,22,bekasi,21,belawan,1,bengkalis,3,bengkayang,17,berau,1,Bilah Hulu,1,binjai,1,bintang meriah,1,bireuen,1,blitar,2,bogor,8,bojonegoro,3,bolsel,1,Bondowoso,4,boyolali,1,brebes,1,ciamis,2,Cianjur,30,cilacap,1,cimahi,1,cirebon,6,Covid-19,14,Daerah,2812,deli serdang,9,denpasar,8,Depok,3,DolokSanggul,1,dumai,1,Ekonomi,1,garut,1,Gorontalo,1,gresik,2,Gunung Megang,1,gunungsitoli,7,halmahera,1,Halmahera Barat,16,Halmahera Selatan,3,Hukum,2,idi rayeuk,1,indonesia,1,Internasional,1,jakarta,412,jakarta barat,1,jatim,3,Jawa Barat,7,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,5,Jawabarat,5,jayapura,6,jember,4,Jepara,4,jombang,4,kab. bandung,4,kab.bekasi,1,Kalbar,28,Kalimantan Barat,8,kalsel,1,Kaltim,1,Kampar,2,Kapuas Hulu,8,karawang,3,Karimun,86,Kasus,1,kayong utara,11,kediri,2,keerom,1,kendari,1,Kepri,9,ketapang,35,kisam ilir,1,klaten,39,kolaka timur,1,kota agung,7,Kota Pinang,1,KPK,1,Kriminal,661,kuala behe,1,kuansing,1,kubu raya,209,Labubanbatu,57,Labubanbatu selatan,14,labuhanbatu,1063,Labuhanbatu Raya,1,labuhanbatu selatan,105,Labuhanbatu Utara,6,labura,13,Lahubanbatu,1,lamongan,3,Lampung,28,Lampung Barat,1,Lampung tengah,14,Lampung timur,2,lampung utara,1,landak,42,langkat,1,langsa,3,lebak,1,lembak,1,lingga,49,lombok,1,lombok tengah,3,lumajang,1,madiun,1,magetan,1,Majalengka,105,Makassar,1,malang,9,Maluku,2,malut,7,mamuju,3,manado,2,mataram,1,medan,63,Melawi,45,mempawah,13,menggala kota,1,menjalin,1,metro,1,mojokerto,3,muara dua,13,muara enim,83,mukomuko,3,muntok,1,musi banyuasin,1,musi rawas,1,nanga pinoh,1,negeri lama,1,nganjuk,2,Nias,15,Nias Selatan,3,Nias utara,5,NTB,61,ogan ilir,1,oku selatan,11,padang lawas,1,padang sidimpuan,2,palangka raya,1,palembang,15,pali,3,pamekasan,1,Pandeglang,62,pangandaran,1,pangkal pinang,11,papua,2,papua barat,1,parapat,1,Pasuruan,1,pekanbaru,8,Pemalang,1,Pendidikan,3,Peristiwa,3023,pesawaran,8,politik,116,ponorogo,3,Pontianak,377,pontianak utara,1,prabumulih,1,probolinggo,8,purwakarta,4,purwokerto,1,Purworejo,1,putussibau,2,radar kriminal,1,Ragam,2755,raja ampat,2,Rantauprapat,25,Riau,7,rokan hulu,1,rote ndao,1,sambas,10,samosir,3,sanggau,54,sarawak,1,sekadau,8,sekayam,1,selayar,1,semarang,6,Serang,5,siak,1,siantar,3,Sibolga,3,sidempuan,1,sidoarjo,29,Simalungun,148,singkawang,29,sinjai,1,sintang,58,situbondo,1,solo,1,solok,1,sorong,3,Sosial,14,sragen,1,Suap,1,Subang,6,subulussalam,3,sukabumi,9,sukadana,1,sulsel,2,sumatera,1,sumbawa barat,3,sumenep,1,sumsel,3,sumut,13,Sungai Ambawang,2,surabaya,40,surakarta,5,tana tidung,1,tangerang,2,tangerang selatan,2,tanggamus,25,tanjung agung,1,tanjung enim,2,tasikmalaya,3,Teekini,1,Terkini,7246,Terkini kediri,1,Terkino,1,Terkinu,2,Terlini,1,ternate,3,tidore,1,toba,2,trenggelek,1,tuban,1,tulang bawang,36,tulungagung,3,wonogiri,2,wonosobo,3,yalimo,1,yogyakarta,4,
ltr
item
radarkriminal.com: Inspektorat Tidak Laporkan Ke APH Temuan Kerugian Negara Di Desa Danau Buntar Sekitar 600 Juta Rupiah
Inspektorat Tidak Laporkan Ke APH Temuan Kerugian Negara Di Desa Danau Buntar Sekitar 600 Juta Rupiah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEil9vRMIR5GNLtKEY5mbmUdZkZZl3xhDULK-pcliaYfDuUZyNZs5br0zVpWuFdHKIqXBUQp8UIuXKe33tKjLKsFGDsvTyecNgc7rFu27MIrnqOLs5M5ppT6Dxem800kCETUFK3Dms5jqIUsMRXCrWx6DvMcADLQZFfFJH5xvT6EQmZrebEK-AWZcGB16A/w400-h250/WhatsApp%20Image%202022-09-11%20at%2009.07.50.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEil9vRMIR5GNLtKEY5mbmUdZkZZl3xhDULK-pcliaYfDuUZyNZs5br0zVpWuFdHKIqXBUQp8UIuXKe33tKjLKsFGDsvTyecNgc7rFu27MIrnqOLs5M5ppT6Dxem800kCETUFK3Dms5jqIUsMRXCrWx6DvMcADLQZFfFJH5xvT6EQmZrebEK-AWZcGB16A/s72-w400-c-h250/WhatsApp%20Image%202022-09-11%20at%2009.07.50.jpeg
radarkriminal.com
https://www.radarkriminal.com/2022/09/inspektorat-tidak-laporkan-ke-aph.html
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/2022/09/inspektorat-tidak-laporkan-ke-aph.html
true
1345356970573142364
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy