Terkait Dugaan Pungli Genas LSM BIN BABEL KHUSUSNYA BELITUNG Meminta Proses Hukum Kepada instansi Oknum yang terkait Dinas Kebudayaan

Belitung, radarkriminal.com 17/06/2023 Melanjutkan Dari Pemberitaan Sebelumya Awak Media  13/06/2023 Tim investigasi Dari LSM BIN (Lembaga S...


Belitung, radarkriminal.com

17/06/2023 Melanjutkan Dari Pemberitaan Sebelumya Awak Media  13/06/2023 Tim investigasi Dari LSM BIN (Lembaga Swadaya masyarakat Barisan independen Nusantara) Di Pimpin Langsung Dari Wakil Ketua umum DPW LSM BIN (Rudiansyah) ingin konfirmasi Tentang kelanjutannya Berita yang Telah Heboh " Mengenai Persoalan Genas Yang Di Duga Ada Pungutan Liar Di Dalam Lingkaran Lapak Tersebut 


Informasi yang Telah di Dapatkan Dari awak media radarkriminal.com Dari Salah Satu Oknum pegawai Dinas inisial FD"Langsung Aja Pak ke Kabid Kebudayaan Pendidikan informasi Kabid Masih Belum Bisa Di Temukan 'ujar FD Kepada Awal Media Sekaligus Mengatakan Nda usa bang Naik Berita Langsung aja nanti ke kadin Kabid Kebudayaan Pak (Soebagio) Sebagai Pembinaan Kebudayaan


Informasi Selanjutnya Di Dinas Kepada FD Dirinya Sendiri Sudah Sempat Di Panggil Dari Pihak kejaksaan Pak Anggoro ' Ujar FD Kepada Awak media Dan Wakil LSM BIN BABEL Tersebut 


LSM BIN Akan Mulai Bergerak dan Memantau Kalau Memang Benar Atas pemberitaan Dan Data terkait Atas dugaan pungli di Lapak genas Tersebut ' Pihak Lembaga akan menyurati ke propinsi Atau ke petinggi Hukum 


pemberitaan terkait restribusi pungutan sewa lapak pedagang di area Gedung Nasional (Genas) Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung menuai komentar dari berbagai pihak dan juga perbincangan bagi publik luas.


Setelah sebelumnya mendapat tanggapan dari mantan Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani. Kali ini terkait boleh tidaknya pungutan restribusi kepada pedagang di areal Gedung Nasional Tanjung Pandan di tegaskan langsung oleh Bupati


Dia mengatakan bahwa untuk restribusi sewa lapak di halaman Gedung Nasional tidak boleh dipungut, mengingat belum ada kejelasan terkait payung hukumnya .


Bupati Sahani Saleh juga menegaskan bahwa pihak Pemkab Belitung selama ini belum pernah mengeluarkan rekomendasi terkait izin maupun restribusi bagi pedagang di areal Gedung Nasional Tanjung Pandan.


"Karna menurut saya tempat tersebut peruntukannya bukan untuk lapak jualan, jadi memang tidak boleh ada pungutan restribusi yang dilakukan sebelum ada ketentuan dan dasar payung hukumnya yang jelas. Kecuali untuk kegiatan tahunan seperti Bazar Ramadhan itu memang saya sering keluarkan rekomnya, karna itu sifatnya insidentil," ujar Bupati Belitung 


Hal senada disampaikan oleh mantan Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani yang juga jadi ikut angkat bicara mempertanyakan terkait dasar hukum.atas keharusan restribusi di areal Gedung Nasional itu yang terkesan diwajibkan.


"Makanya itu perlu dikorelasikan dengan pihak Dinas Kebudayaan dasar pemungutan tarif itu dari mana," ujar Taufik Rizani di ujung telepon, saat dikonfirmasi awak media, pada hari Kamis kemarin. 


Taufik juga menegaskan terkait adanya rencana revisi restribusi terhadap pedagang di area cagar budaya oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjung Pandan (Red- Kabid pembinaan Kebudayaan Padila), menurutnya tidak boleh dilakukan karena menyalahi aturan.


"Sebenarnya tidak boleh, itu kan lokasi cagar budaya. Jadi besok akan kita panggil dia," tegasnya.


Perlu diketahui bahwa ramai dalam pemberitaan sebelumnya yang menyebut di lokasi area Gedung Nasional Tanjung Pandan diduga sebagai ladang pungli.


Pemberitaan itu muncul atas penegasan sebelumnya dari Kabid Pembinaan Kebudayaan Kabupaten Belitung Padila yang mengatakan bahwa untuk besaran restribusi tarif lapak pedagang yang berada di areal Gedung Nasional tersebut adalah Rp.2500,-meter persegi.


"Permeter nya tarif lapak tersebut Rp.2.500 jadi kalau misal per lapaknya 2 kali 2 meter berarti 4 meter dikali Rp.2.500,00 per harinya Rp.10.000. Di ralat sebelumnya tertera sepuluh juta, per lapak," kata Padila saat berikan konfirmasi awak media di Ruang Kantornya, pada hari Rabu, (07/6/2023).


Dirinya juga menegaskan kepada salah satu pedagang di Genas terkait setoran lapak yang menurutnya tidak koperatif.

( Lendra Gunawan )

COMMENTS






Nama

abu dhabi,1,aceh,23,Aceh Barat,2,aceh timur,152,aceh utara,3,Adventorial,7,aek nabara,2,aimas,2,amsterdam,1,anta beranta,1,artikel,2,Asahan,11,badau,3,badung,5,bali,22,banda aceh,1,bandar lampung,3,Bandung,68,bandung barat,5,bangka,135,bangka barat,74,bangka belitung,20,bangka selatan,11,bangka tengah,6,banjarmasin,1,banten,3,Banyuasin,2,banyuwangi,145,barito selatan,2,barito utara,3,Bat,2,batam,5,batang,22,batang kuis,1,batu bara,26,bekasi,39,belawan,1,belitung,370,belitung timur,21,beltim,41,bengkalis,3,bengkayang,20,berau,4,bilah barat,1,Bilah Hulu,2,binjai,1,bintang meriah,1,bireuen,1,blitar,2,bogor,11,bojonegoro,3,bolsel,1,Bondowoso,6,boyolali,1,brebes,1,ciamis,7,Cianjur,33,Cikampek,1,cilacap,2,cimahi,3,cirebon,9,Covid-19,14,Daerah,2812,deli serdang,11,Demak,2,denpasar,12,Depok,4,DolokSanggul,1,dumai,1,Ekonomi,1,empanang,1,garut,3,Gorontalo,3,gresik,2,Gunung Megang,1,gunungsitoli,7,hajoran,3,halmahera,2,Halmahera Barat,16,Halmahera Selatan,4,Hukum,2,idi rayeuk,1,indonesia,1,indramayu,1,Internasional,1,jakarta,478,jakarta barat,1,jakarta timur,1,jakarta utara,1,jatim,3,jatinangor,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,2,Jawa Timur,5,Jawabarat,5,jayapura,8,jember,7,Jepara,4,jombang,5,kab. bandung,6,kab.bekasi,3,kab.berau,5,Kalbar,30,Kalimantan Barat,8,kalimantan timur,1,kalsel,1,Kalteng,1,Kaltim,5,Kampar,2,Kapuas Hulu,12,karawang,4,Karimun,86,Kasus,1,kayong utara,14,kediri,2,keerom,2,kendari,1,Kepri,10,ketapang,48,kisam ilir,1,klaten,39,kolaka timur,1,kota agung,7,Kota Pinang,1,kotim,1,KPK,1,Kriminal,661,kuala behe,1,kuansing,1,kuantan singingi,1,kubu raya,400,kuningan,1,Labubanbatu,61,Labubanbatu selatan,14,labuhan,1,labuhanbatu,1436,Labuhanbatu Raya,2,labuhanbatu selatan,110,Labuhanbatu Utara,14,labura,32,labusel,26,Lahubanbatu,1,lamongan,3,Lampung,44,Lampung Barat,1,lampung selatan,1,Lampung tengah,15,Lampung timur,4,lampung utara,1,landak,43,langkat,111,langsa,3,lebak,1,lembak,1,lingga,49,lombok,1,lombok tengah,3,lumajang,1,madiun,1,magetan,1,Majalengka,107,Makassar,1,malang,10,Maluku,3,maluku utara,5,malut,7,mamuju,3,manado,3,manggar,2,manokwari,1,mataram,2,Maybrat,1,medan,77,Melawi,53,mempawah,18,menggala kota,1,menjalin,1,meranti,1,metro,1,mojokerto,3,muara dua,14,muara enim,126,mukomuko,3,Muna,1,muntok,1,musi banyuasin,1,musi rawas,1,nanga pinoh,1,Negeri Antah Berantah,9,negeri lama,1,Ngabang,1,nganjuk,2,Nias,15,Nias Selatan,3,Nias utara,5,NTB,61,Nusa Dua,3,ogan ilir,1,oku selatan,11,pacitan,9,padalarang,1,padang lawas,5,padang sidimpuan,2,palangka raya,4,palas,2,palembang,15,pali,3,paluta,1,pamekasan,1,Pandeglang,80,pangandaran,1,pangkal pinang,31,papua,4,papua barat,2,parapat,1,Pasuruan,2,pati,1,pekalongan,10,pekanbaru,13,Pemalang,2,Pendidikan,3,Peristiwa,3023,pesawaran,52,pesisir barat,1,politik,116,ponorogo,3,Pontianak,495,pontianak utara,1,prabumulih,1,pringsewu,1,probolinggo,8,pulau panggung,1,purwakarta,5,purwokerto,1,Purworejo,1,putussibau,4,radar kriminal,3,Ragam,2755,raja ampat,2,Rantauprapat,29,Riau,8,rokan hulu,1,rote ndao,1,sambas,14,samosir,3,Sampang,3,sanggau,66,sarawak,1,sekadau,12,sekayam,1,selayar,1,semarang,6,Serang,8,seruyan,1,siak,1,siantar,3,Sibolga,3,sidempuan,1,sidoarjo,29,Simalungun,250,singkawang,42,sinjai,1,sintang,64,situbondo,1,solo,1,solok,1,sorong,49,sorong selatan,20,Sosial,14,sragen,1,stabat,7,Suap,1,Subang,10,subulussalam,4,sukabumi,10,sukadana,1,Sulawesi Tengah,1,sulsel,4,sumatera,1,sumbawa barat,3,sumenep,1,sumsel,3,sumut,17,Sungai Ambawang,2,surabaya,42,surakarta,5,tana tidung,1,tana toraja,1,tangerang,3,tangerang selatan,2,tanggamus,28,tanjabtim,15,tanjung agung,1,tanjung enim,7,tanjung lalang,1,Tanjung Pinang,1,tanjungpandan,4,tasikmalaya,48,Teekini,1,Terkini,9475,Terkini kediri,1,Terkino,1,Terkinu,2,Terlini,1,ternate,3,tidore,1,toba,2,trenggelek,2,tuban,1,tulang bawang,36,tulungagung,18,way kanan,2,wonogiri,2,wonosobo,3,yalimo,1,yogyakarta,4,
ltr
item
radarkriminal.com: Terkait Dugaan Pungli Genas LSM BIN BABEL KHUSUSNYA BELITUNG Meminta Proses Hukum Kepada instansi Oknum yang terkait Dinas Kebudayaan
Terkait Dugaan Pungli Genas LSM BIN BABEL KHUSUSNYA BELITUNG Meminta Proses Hukum Kepada instansi Oknum yang terkait Dinas Kebudayaan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibP9eFMJu6CfBOKOZxRAS1plqzBSb3LWS8wR11pZGUYPvd-PhkLzMV95rL8iAlH_-vhHgz-8F5maEm3R67zCo6Ghf3a5Ef_s6hIJr1aYmpgt-GWhZlrtVuLZZYaKxa7-knPxpPAMUFqnxm2v8FfZAXs0AXN6CitznwsD9vJ5-blbrtcMod5sCnt-JX/s320/IMG-20230617-WA0444.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibP9eFMJu6CfBOKOZxRAS1plqzBSb3LWS8wR11pZGUYPvd-PhkLzMV95rL8iAlH_-vhHgz-8F5maEm3R67zCo6Ghf3a5Ef_s6hIJr1aYmpgt-GWhZlrtVuLZZYaKxa7-knPxpPAMUFqnxm2v8FfZAXs0AXN6CitznwsD9vJ5-blbrtcMod5sCnt-JX/s72-c/IMG-20230617-WA0444.jpg
radarkriminal.com
https://www.radarkriminal.com/2023/06/terkait-dugaan-pungli-genas-lsm-bin.html
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/2023/06/terkait-dugaan-pungli-genas-lsm-bin.html
true
1345356970573142364
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy