Pandeglang, RK Sebenarnya, tramadol adalah obat yang berperan untuk meredakan rasa sakit. Obat ini sering digunakan untuk menghilangan rasa ...
Pandeglang, RK
Sebenarnya, tramadol adalah obat yang berperan untuk meredakan rasa sakit. Obat ini sering digunakan untuk menghilangan rasa sakit atau nyeri setelah prosedur operasi. Kendati demikian, Tramadol sebenarnya tidak boleh digunakan sembarangan apalagi tanpa ada persetujuan dari dokter dan keluhan penyakit yang jelas. Bukannya bermanfaat, penyalahgunaan jenis obat ini malah bisa memicu efek samping yang fatal. Jumat(7/9/25)
Obat ini bisa digunakan untuk mengatasi nyeri pada orang dewasa dan anak-anak di atas usia 12 tahun. Dalam menghilangkan rasa sakit, tramadol bekerja dengan cara memengaruhi reaksi kimia di dalam otak yang berperan dalam mengontrol rasa nyeri. Tramadol disebut mirip dengan zat endorfin yang ada di otak. Melalui proses tersebut, tramadol memicu mengurangi sensasi rasa sakit.
Pada otak manusia, endorfin berkaitan dengan reseptor, yaitu bagian sel yang menerima zat tertentu. Kemudian, reseptor akan mengaburkan rasa sakit yang dikirim tubuh ke otak. Dengan begitu, otak tidak akan lagi mengenali rasa sakit dan berpikir bahwa nyeri sudah jauh berkurang. Tramadol termasuk dalam kelas obat opioid (narkotika), maka penggunaannya harus dalam pengawasan dokter.
Tramadol seharusnya hanya digunakan pada saat gejala nyeri mulai muncul dan mengganggu. Penggunaan jangka panjang bisa memicu munculnya efek samping, bahkan bisa membahayakan nyawa. Berlebihan dalam mengonsumsi obat ini pun bisa memicu terjadinya ketergantungan obat yang pada akhirnya akan memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan.
Ada beberapa gejala dan efek samping yang bisa muncul akibat penyalahgunaan obat tramadol. Sembarangan mengonsumsi obat ini bisa memicu terjadinya pusing, sakit kepala, mudah mengantuk, serta mual dan muntah. Obat psikotropika ini juga bisa menyebabkan seseorang mengalami konstipasi, mulut kering, tubuh selalu merasa lelah dan energi menurun, serta keluar keringat berlebih.
Pada kondisi yang lebih parah, konsumsi tramadol juga bisa menyebabkan efek samping yang lebih fatal. Risiko muncul efek samping serius menjadi lebih tinggi jika obat ini dikonsumsi oleh anak-anak. Efek samping serius yang bisa muncul adalah halusinasi, gelisah, jantung berdebar cepat dan tidak beraturan, hingga sesak napas, bahkan henti napas.
Konsumsi obat ini bisa menyebabkan ketergantungan. Efek samping berkaitan dengan sistem pernapasan juga mungkin muncul. Pada kondisi yang serius, tramadol bisa menyebabkan naiknya tekanan darah, penurunan denyut nadi dan napas, kesulitan bernapas, hingga napas menjadi melambat sampai akhirnya berhenti.
(YEN)

COMMENTS