“Ledakan Kontroversi Kades Mekarmukti: BPN Ultimatum Pemkab Ciamis — Video Viral, SP2HP, dan Indikasi Pelanggaran Etik Aparatur”

Ciamis–Jakarta, Radar Kriminal Gelombang protes terhadap tindakan seorang oknum Kepala Desa Mekarmukti terus membesar. Balai Pewarta Nasiona...


Ciamis–Jakarta, Radar Kriminal

Gelombang protes terhadap tindakan seorang oknum Kepala Desa Mekarmukti terus membesar. Balai Pewarta Nasional (BPN) di bawah komando Ketua Umum Erlan Roeslana resmi “menggedor pintu” Pemerintah Kabupaten Ciamis setelah video viral yang memuat ucapan merendahkan profesi wartawan mencuat dan menimbulkan kegaduhan luas di kalangan publik serta insan pers.


Berdasarkan hasil konfirmasi kepada RadarKriminal, Erlan Roeslana menyampaikan, "Tak berhenti pada protes moral, BPN kini mendorong langkah struktural.

Surat resmi permohonan pemeriksaan etik, disiplin, dan tindakan administratif telah dilayangkan sekaligus ke Pemkab Ciamis, Inspektorat, dan DPMD. Langkah ini diperkuat oleh fakta bahwa kasus tersebut sudah masuk ranah penyelidikan Polres Ciamis, sebagaimana dibuktikan dengan terbitnya SP2HP kepada pelapor.


BPN: Ini Bukan Lagi Soal Ego Jabatan—Ini Soal Integritas Aparatur Negara


Ketum BPN, Erlan Roeslana, mengatakan dengan tegas bahwa peristiwa tersebut bukan sekadar insiden kecil atau persoalan pribadi, tetapi indikasi pelanggaran etika kepala desa, terlebih dilakukan dalam forum resmi yang seharusnya mencerminkan kepatutan seorang aparatur publik.


“Ketika seorang kepala desa berbicara dengan nada merendahkan profesi wartawan, apalagi di forum resmi, dampaknya langsung pada dua hal: marwah pemerintah desa dan keamanan kerja jurnalis. Ini bukan isu remeh. Kami menuntut mekanisme pembinaan aparatur berjalan tanpa kompromi,” ujar Erlan.


Ia menegaskan bahwa Pemkab Ciamis tidak perlu menunggu pengadilan pidana untuk bertindak, karena hukum administrasi bersifat preventif, bukan represif belaka.


Serangkaian Desakan Resmi BPN ke Pemkab Ciamis


Dalam dokumen resmi yang dikirimkan, BPN meminta pemerintah daerah untuk segera:


Menggelar pemeriksaan etik dan disiplin terhadap oknum Kepala Desa Mekarmukti.

Melakukan pemanggilan klarifikasi administratif melalui DPMD.

Melakukan audit perilaku jabatan yang diduga bertentangan dengan kewajiban aparatur pemerintah.

Menerapkan langkah administratif sesuai Permendagri 82/2015, termasuk teguran keras hingga pembinaan khusus.

Mengkaji pemberhentian sementara, apabila ditemukan pelanggaran yang berdampak pada pelayanan publik atau menurunkan wibawa pemerintah.

Sumber internal BPN menyebutkan bahwa langkah-langkah ini diambil berdasarkan bukti permulaan yang memadai, bukan opini semata. Video viral, dampak sosial, dan proses hukum berjalan menjadi dasar kuat bahwa unsur meresahkan masyarakat telah terpenuhi.


Identifikasi Unsur Pelanggaran: Menguatnya Sinyal Pelanggaran Etik Kepala Desa


Tim investigasi BPN — yang secara independen melakukan penelusuran — menggarisbawahi lima indikator yang mengarah pada kemungkinan pelanggaran etik aparatur pemerintah:


Pernyataan yang merendahkan profesi wartawan dalam forum resmi.

Viralnya video di ruang publik, menimbulkan keresahan dan perdebatan luas.

Respons cepat masyarakat dan organisasi pers yang menunjukkan dampak sosial signifikan.

Masuknya perkara dalam proses hukum kepolisian (SP2HP telah dikeluarkan).

Potensi pelanggaran terhadap prinsip etika pemerintahan desa yang menuntut sikap sopan, profesional, dan menjaga kewibawaan jabatan.

Indikator tersebut selaras dengan ketentuan:

– UU 6/2014 tentang Desa,

– PP 43/2014 jo PP 47/2015,

– Permendagri 82/2015,

– dan Kode Etik Kepala Desa.


BPN: “Kami Tidak Akan Lepas Pengawasan”


BPN menyampaikan bahwa pergerakan ini bukan langkah emosional.

Langkah ini merupakan respons institusional dari organisasi pers nasional yang memiliki fungsi kontrol publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.


“Kami akan mengawal seluruh tahapan dengan ketat. Kami tidak ingin Pemerintah Daerah bersikap lamban atau abai terhadap pelanggaran etik yang berpotensi mencoreng wibawa institusi,” tegas Erlan.


Endra Rusnendar SH selaku ketua Tim hukum BPN menegaskan, bahwa setiap aparatur pemerintah wajib menjaga integritas dan menghindari ucapan atau tindakan yang dapat mengganggu ketertiban sosial, termasuk memicu konflik dengan kelompok profesi yang sah secara konstitusional.


Penutup: Pemerintahan Tidak Boleh Kalah oleh Viralisme, Tetapi Wajib Menjawabnya


BPN menegaskan bahwa kasus viral ini adalah ujian bagi Pemkab Ciamis: Apakah berani menegakkan aturan, atau membiarkan preseden buruk dalam tata kelola pemerintahan desa?

BPN memastikan akan:


– mengikuti proses administrasi,

– memantau kinerja Inspektorat,

– dan mengawal perkembangan penyelidikan di Polres Ciamis.


Semua langkah dilakukan demi menjaga marwah profesi pers, kehormatan pemerintahan daerah, dan kepastian hukum bagi publik.


— Endra R

(BPN / RadarKriminal Investigative Desk)

COMMENTS





Nama

a,1,abu dhabi,1,aceh,26,Aceh Barat,2,Aceh Tenggara,1,aceh timur,152,aceh utara,3,Adventorial,7,aek nabara,2,aimas,2,Ambarawa,2,amsterdam,1,Angkola Timur,1,anta beranta,1,artikel,3,Asahan,16,badau,3,badung,5,bagansiapiapi,3,balai jaya,1,bali,26,balige,1,banda aceh,6,bandar lampung,18,Bandung,78,bandung barat,5,banggai,1,bangka,135,bangka barat,74,bangka belitung,38,bangka selatan,17,bangka tengah,7,bangkalan,6,banjarmasin,1,banten,80,Banyuasin,2,banyumas,1,banyuwangi,145,barito selatan,3,barito utara,3,Bat,2,batam,7,batang,48,batang kuis,1,batu,1,batu bara,28,bekasi,48,belawan,28,belitung,584,belitung timur,27,beltim,66,bengkalis,3,bengkayang,22,Bengkulu,2,berau,4,bilah barat,1,Bilah Hulu,2,binjai,8,bintan,1,bintang meriah,1,bireuen,1,blitar,2,bogor,18,bojonegoro,3,bolsel,2,Bondowoso,9,boyolali,2,brebes,1,Catatan,1,ciami,3,ciamis,1278,Cianjur,36,Cikampek,1,Cikarang,1,cilacap,3,cilegon,7,cimahi,4,cirebon,11,Covid-19,14,Daerah,2812,Danau Toba,2,deli serdang,91,Demak,2,denpasar,19,Depok,6,DolokSanggul,1,dumai,2,Ekonomi,1,empanang,1,Empat Lawang,9,entikong,4,garut,5,Gorontalo,4,gresik,2,Gunung Megang,1,gunungsitoli,16,hajoran,3,halmahera,2,Halmahera Barat,16,Halmahera Selatan,4,Halmahera Tengah,9,Halmahera Timur,4,Haltim,1,Hamparan Perak,2,hinai,1,Hukum,2,Humbahas,1,idi rayeuk,1,Iklan,2,IKN,1,indonesia,1,indramayu,4,Internasional,1,jakarta,731,jakarta barat,12,jakarta selatan,2,jakarta timur,1,jakarta utara,1,jatim,3,jatinangor,1,Jawa Barat,12,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jawabarat,5,jayapura,8,jember,10,Jepara,6,jombang,5,kab. bandung,7,Kab. Tasikmalaya,46,kab.bekasi,3,kab.berau,5,Kab.Bogor,1,Kab.Karo,4,Kab.Tasikmalaya,7,Kalbar,37,Kalimantan Barat,10,kalimantan timur,2,kalsel,1,Kalteng,2,Kaltim,5,Kampar,3,Kapuas Hulu,12,karawang,5,Karimun,95,Kasus,1,kayong utara,14,kediri,2,keerom,2,Kendalbulur,1,kendari,1,Kepri,10,ketapang,51,kisam ilir,1,klaten,39,kolaka timur,1,kota agung,8,Kota Maba,2,Kota Pinang,2,kotim,4,KPK,1,Kriminal,661,kuala behe,1,kuala pembuang,1,Kuala Tanjung,4,kuansing,1,kuantan singingi,1,kubu raya,445,kundur barat,1,kuningan,11,l Kuningan,1,Labubanbatu,63,Labubanbatu selatan,15,labuhan,1,labuhan deli,19,labuhanbatu,1558,Labuhanbatu Raya,2,labuhanbatu selatan,112,Labuhanbatu Utara,14,labura,35,labusel,29,lahat,2,Lahubanbatu,1,Lalilef,1,lamongan,3,Lampung,65,Lampung Barat,2,lampung selatan,5,Lampung tengah,15,Lampung timur,5,lampung utara,2,landak,45,langkat,229,langsa,3,lebak,17,lembak,1,limboto,1,lingga,49,lombok,1,lombok tengah,3,lombok timur,19,lombok utara,1,London(UK),1,Lubuk Lingga,2,Lubuk Linggau,3,lubuk pakam,1,LubukLinggau,2,lumajang,1,luwuk banggai,3,madiun,1,madura,2,Magelang,10,magetan,1,Majalengka,107,Makassar,2,malang,11,Maluku,3,maluku utara,8,malut,7,mamuju,3,manado,3,mandailing natal,20,Mandalika,1,manggar,5,manokwari,3,mataram,18,Maybrat,1,meda,1,medan,930,Melawi,57,mempawah,18,menggala kota,1,mengwi,1,menjalin,1,meranti,1,metro,1,minut,1,mojokerto,3,muara dua,14,muara enim,135,mukomuko,3,Muna,1,muntok,1,musi banyuasin,2,musi rawas,3,musi rawas utara,1,nanga pinoh,1,Nasional,1,Negeri Antah Berantah,9,negeri lama,1,New York City,2,Ngabang,1,nganjuk,3,Nias,17,Nias Barat,1,Nias Selatan,6,Nias utara,5,NTB,78,Nusa Dua,3,ogan ilir,4,OKI,4,oku selatan,11,pacitan,79,padalarang,1,padang lawas,6,padang lawas utara,1,padang sidimpuan,5,palangka raya,9,palas,2,palembang,17,pali,3,palopo,1,palu,5,paluta,1,pamekasan,3,Pandeglang,1108,pangandaran,2,pangkal pinang,34,Pangkalan Bun,2,papua,7,papua barat,4,parapat,2,Pargarutan,1,Pariaman,1,Pasuruan,2,pati,4,pekalongan,359,pekanbaru,15,Pemalang,3,Pematang Siantar,10,Pendidikan,3,Peristiwa,3023,pesawaran,72,pesisir barat,2,politik,116,ponorogo,3,Pontianak,549,pontianak utara,1,prabumulih,1,pringsewu,768,probolinggo,8,pulau panggung,2,purwakarta,6,purwokerto,1,Purworejo,1,putussibau,5,Rabat,1,radar kriminal,3,Ragam,2755,raja ampat,4,Rantauprapat,29,Riau,9,rokan hilir,27,rokan hulu,1,rote ndao,1,Samarinda,1,sambas,17,samosir,4,Sampang,43,sanggau,95,sarawak,1,sekadau,15,sekayam,1,Sekayu,1,selayar,1,selong,1,semarang,12,Serang,122,serdang bedagai,2,seruyan,1,siak,1,siantar,12,Sibayak,1,sibolangit,2,Sibolga,5,Siborongborong,1,sidempuan,1,sidoarjo,29,Simalungun,336,singkawang,42,sinjai,1,sintang,66,sipirok,2,situbondo,1,Sofifi,1,solo,1,solok,1,sorong,149,sorong selatan,21,Sosial,14,sragen,1,stabat,40,Suap,1,Subang,10,subulussalam,12,sukabumi,10,sukadana,1,sukajaya,1,Sulawesi Tengah,1,sulsel,5,sulteng,9,sumatera,1,sumbar,1,sumbawa barat,3,sumenep,4,sumsel,7,sumut,23,Sungai Ambawang,2,surabaya,46,surakarta,6,Takalar,2,TalangPadang,1,tambraw,2,tana tidung,1,tana toraja,1,tanah karo,2,tangerang,37,tangerang selatan,7,tanggamus,363,tanjabtim,15,tanjung agung,1,tanjung balai,2,tanjung enim,8,tanjung lalang,1,tanjung morawa,1,Tanjung Pinang,1,tanjungbalai,6,tanjungpandan,9,tapanuli selatan,21,tapanuli tengah,1,tapanuli utara,2,Tapsel,5,tarutung,1,tasikmalaya,242,tebing tinggi,19,Teekini,1,Ter,1,Terkin,7,Terkini,16712,Terkini kediri,1,Terkino,1,Terkinu,2,Terlini,1,ternate,6,tidore,1,Timika,1,toba,4,touna,27,trenggelek,5,tuban,4,tulang bawang,36,tulungagung,131,ujung tanjung,1,Undangan,1,way kanan,6,wonogiri,2,wonosobo,3,yalimo,1,yogyakarta,5,
ltr
item
radarkriminal.com: “Ledakan Kontroversi Kades Mekarmukti: BPN Ultimatum Pemkab Ciamis — Video Viral, SP2HP, dan Indikasi Pelanggaran Etik Aparatur”
“Ledakan Kontroversi Kades Mekarmukti: BPN Ultimatum Pemkab Ciamis — Video Viral, SP2HP, dan Indikasi Pelanggaran Etik Aparatur”
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeAxtvsZh9kouGVDST0uvCV9ITSlcLE-iOgEGbYWETUPQC_1_ROam2OqMag7hx3h0SIhJOSBQ2GwbW9U5iAfdu0aChRJvlLuDblYFFmJAZOKdAyXx7s4IEMDlDs2JOMMUgwTC7JDfQVYquVlaBajup8zBr42wr8WjKlUm6MH-M-OXjK1Ix-kddPwcGqa_g/s320/1002407856.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeAxtvsZh9kouGVDST0uvCV9ITSlcLE-iOgEGbYWETUPQC_1_ROam2OqMag7hx3h0SIhJOSBQ2GwbW9U5iAfdu0aChRJvlLuDblYFFmJAZOKdAyXx7s4IEMDlDs2JOMMUgwTC7JDfQVYquVlaBajup8zBr42wr8WjKlUm6MH-M-OXjK1Ix-kddPwcGqa_g/s72-c/1002407856.jpg
radarkriminal.com
https://www.radarkriminal.com/2025/12/ledakan-kontroversi-kades-mekarmukti.html
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/2025/12/ledakan-kontroversi-kades-mekarmukti.html
true
1345356970573142364
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy