CIAMIS, RK SMP Negeri 1 Baregbeg (NESABAR) menggelar Expo Karya Siswa dengan mengusung tema “Kearifan Lokal untuk Mewujudkan Pelajar NESABAR...
CIAMIS, RK
SMP Negeri 1 Baregbeg (NESABAR) menggelar Expo Karya Siswa dengan mengusung tema “Kearifan Lokal untuk Mewujudkan Pelajar NESABAR Panca Waluya”. Kegiatan ini menjadi ajang ekspresi kreativitas sekaligus penguatan karakter peserta didik berbasis budaya Sunda, yang dilaksanakan di halaman sekolah pada Rabu (24/12/2025).
Expo Karya tersebut menampilkan beragam pertunjukan seni dari siswa kelas IX sebagai perwakilan masing-masing kelas. Berbagai atraksi budaya ditampilkan, mulai dari seni tari tradisional, seni vokal (menyanyi), hingga parade budaya Pasundan yang merepresentasikan kearifan lokal dari sembilan kabupaten di Jawa Barat.
Ketua Panitia, Ninik Nurati S.Pd., menuturkan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran kontekstual yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal.
“Expo Karya ini dibawakan oleh seluruh kelas IX dengan menampilkan seni tari dan nyanyian khas dari sembilan kabupaten. Penilaian dibagi ke dalam 15 kategori, terdiri dari 9 kategori utama seperti kostum, yel-yel, kreativitas, dan makanan khas daerah, serta 6 kategori penghargaan, yaitu Parade Terbaik I, II, III dan Stand Terbaik I, II, III,” jelasnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini siswa diharapkan mampu memahami pentingnya jati diri budaya di tengah arus globalisasi.
“Dalam menghadapi globalisasi, kita harus memperkuat jati diri terlebih dahulu. Dengan dibentengi kearifan lokal, siswa akan lebih siap mengenal dan berinteraksi dengan dunia luar tanpa kehilangan identitas,” ujarnya.
Kegiatan Expo Karya ini juga dirangkaikan dengan pembagian rapor semester, sehingga menjadi momen refleksi akademik sekaligus apresiasi atas kreativitas dan karakter peserta didik.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Baregbeg, Edi Rusyana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa Expo Karya merupakan bagian dari implementasi pendidikan karakter yang sejalan dengan profil Pelajar Pancasila dan nilai Panca Waluya, yakni cageur, bageur, bener, pinter, tur singer.
“Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal, meningkatkan kepercayaan diri siswa, serta membentuk karakter pelajar yang berakhlak, cerdas, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai media pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
“Harapannya, siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, cinta budaya, dan mampu menjadi generasi penerus yang menjaga nilai-nilai kearifan lokal,” tambahnya.
Acara berlangsung meriah dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam Baregbeg, di antaranya Camat Baregbeg, Kepala Desa Baregbeg, Kepala UPTD Puskesmas Baregbeg, Ketua Komite Sekolah, serta tamu undangan lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme dari warga sekolah.
Editor (Yan.P).


COMMENTS