CIAMIS, RK Menyambut tahun 2026, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Palamatra menegaskan komitmennya dalam memperkuat fondasi pendidik...
CIAMIS, RK
Menyambut tahun 2026, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Palamatra menegaskan komitmennya dalam memperkuat fondasi pendidikan nonformal melalui transformasi menyeluruh, baik dari sisi mentalitas, tata kelola, maupun kualitas layanan. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Akhir Tahun yang digelar pada Kamis, (25/12/ 2025), dan diikuti oleh seluruh tutor serta Koordinator Bidang.
Kepala PKBM Palamatra, Rostaman, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa tahun 2026 bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momentum perubahan cara berpikir dan bertindak bagi seluruh ekosistem lembaga. Ia mendorong seluruh jajaran untuk meninggalkan pola pikir “tidak mungkin” dan beralih ke pola pikir solutif, yakni “bagaimana caranya”.
“Kami ingin menanamkan hukum keyakinan di PKBM Palamatra. Secara mekanika otak, ketika kita menginstruksikan hal positif pada gerbang logika atau Prefrontal Cortex (PFC), maka sistem bawah sadar akan menggerakkan seluruh potensi untuk mencapainya. Tahun 2026, kami tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual (IQ), tetapi juga nyali dan kecerdasan emosional (EQ) yang kuat,” ujar Rostaman.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan lembaga di masa depan sangat ditentukan oleh keberanian untuk memulai dan bertindak. Menurutnya, sebagian besar kesuksesan lahir dari mereka yang berani bergerak cepat, berani mengambil risiko, serta konsisten dalam proses.
“Di dunia nyata, kita bukan hanya adu otak, tetapi juga adu nyali. Saya mendorong para tutor dan koordinator menjadi pejuang pendidikan yang militan. Kita harus berani berinovasi, siap jatuh-bangun, namun tetap teguh pada aturan dan nilai pengabdian,” tambahnya.
Selain penguatan mentalitas, Rakor tersebut juga menekankan pentingnya disiplin administrasi dan kesiapan audit. PKBM Palamatra berkomitmen untuk selalu berada dalam kondisi siap audit setiap saat melalui pelaporan yang tertib, tepat waktu, koordinasi yang intensif, serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku.
Bagi Rostaman, ketertiban administrasi merupakan wujud kejujuran dan dedikasi tertinggi dalam menjalankan amanah pendidikan. “Laporan yang rapi dan tepat waktu adalah cermin dari integritas pejuang Palamatra,” tegasnya.
Komitmen terhadap kualitas tersebut selaras dengan capaian prestasi lembaga di penghujung tahun 2025. Pada 19 Desember 2025, PKBM Palamatra resmi meraih Nilai Akreditasi A dari Direktorat Dasar dan Menengah (Dasmen) Provinsi Jawa Barat untuk seluruh jenjang kesetaraan, yakni Paket A, Paket B, dan Paket C. Capaian ini menjadi bukti nyata kualitas layanan pendidikan PKBM Palamatra yang terus terjaga dan meningkat secara berkelanjutan.
Memasuki tahun 2026, PKBM Palamatra juga akan menggencarkan promosi lembaga secara berkesinambungan sebagai bagian dari syiar pendidikan dan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Upaya ini diarahkan untuk mengajak kembali warga meningkatkan kualitas hidup melalui pendidikan.
Dengan pelayanan yang ramah, terbuka, dan inklusif, PKBM Palamatra optimistis akan terus menjadi magnet bagi masyarakat yang ingin belajar dan mandiri.
“Tujuan akhir kami adalah menjadikan PKBM Palamatra sebagai pusat solusi bagi masyarakat. Dengan menyatukan pikiran, perasaan, dan nyali, insyaallah warga belajar akan terus berdatangan untuk menimba ilmu di sini,” pungkasnya.
Editor (Yan.P).



COMMENTS