Halmahera Tengah, RK Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Fagogoru Maju menjajaki kerja sama strategis pengelolaan limbah non-Bahan Berbahaya ...
Halmahera Tengah, RK
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Fagogoru Maju menjajaki kerja sama strategis pengelolaan limbah non-Bahan Berbahaya dan Beracun (non-B3) dengan PT Zhong Hai sebagai upaya membuka sumber pendapatan baru daerah dan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Halmahera Tengah.
Penjajakan kerja sama tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja BUMD Fagogoru Maju bersama mitra usaha ke PT Zhong Hai/PT MAI Site Weda di Kecamatan Weda Utara, Halmahera Tengah, Sabtu (31/1/2026). Pertemuan berlangsung di ruang rapat PT Zhong Hai dan membahas pengelolaan limbah scrap non-B3 yang dihasilkan dari aktivitas operasional perusahaan.
Limbah yang dibahas meliputi besi bekas, ban bekas, serta material non-B3 lainnya, dengan skema pengelolaan mulai dari pengumpulan, pemilahan, hingga pengangkutan. Kerja sama ini diarahkan agar pengelolaan limbah dilakukan secara profesional, memiliki nilai tambah ekonomi, serta memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
BUMD Fagogoru Maju menilai pengelolaan limbah non-B3 memiliki potensi ekonomi yang selama ini belum dimaksimalkan. Melalui kerja sama dengan perusahaan swasta dan pelibatan mitra lokal, BUMD diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai instrumen pembangunan ekonomi daerah.
Direktur PT Allberka Jaya Abadi, Simon Burnama, mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah awal yang penting dalam membangun sistem pengelolaan limbah yang terintegrasi di Halmahera Tengah. Menurut dia, pengelolaan limbah tidak hanya berdampak pada aspek lingkungan, tetapi juga berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah.
“Pengelolaan limbah memiliki nilai ekonomi jika dikelola secara profesional. Selain mencegah penumpukan limbah, kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap PAD serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat lokal,” ujar Simon.
Dalam kerja sama ini, BUMD Fagogoru Maju juga menggandeng mitra usaha lokal yang merupakan putra daerah, antara lain PT Allberka Jaya Abadi, CV Berkah Ulfa Mandiri, dan PT Waibulan Anugerah Sejahtera. Pelibatan pelaku usaha lokal dipandang penting untuk memastikan perputaran ekonomi terjadi di daerah.
BUMD Fagogoru Maju menyampaikan apresiasi kepada manajemen PT Zhong Hai, termasuk Kepala Teknik Tambang (KTT), Manajer External, Manajer Health, Safety, and Environment (HSE), serta jajaran manajemen, atas keterbukaan dalam menjajaki kerja sama tersebut.
Ke depan, kedua pihak akan melanjutkan pembahasan pada tahap teknis dan kajian kelayakan sebelum kerja sama diformalkan. Sinergi antara BUMD, perusahaan swasta, dan pelaku usaha lokal ini diharapkan menjadi model pengelolaan limbah bernilai ekonomi yang berkontribusi terhadap PAD sekaligus mendorong pembangunan daerah berkelanjutan.
Abdur

COMMENTS