Belitung, radarkriminal.com 06 Januari 2026 telah heboh di publik permasalahan dengan tema parkir pungli pungutan liar dari beberapa mediao...
Belitung, radarkriminal.com
06 Januari 2026 telah heboh di publik permasalahan dengan tema parkir pungli pungutan liar dari beberapa mediaonline dan statmen dari ketua PP pemuda Pancasila untuk menolak aksi pungutan liar sepanjang jalan Sriwijaya " DPW LSM BIN angkat bicara salah satu anggota kunyuk nama sapaan mengatakan sudah 10 tahun tempat parkir itu di kelola sangat baik tanpa pengunjung yang resah di karena kendaraan di rapikan dan informasi dari beberapa pengunjung mengatakan kami ikhlas kok ngasih petugas parkir karena tak Ada ketentuan dan paksaan ujar pengunjung kepada awak media saat di tanyakan ' nah menurut kesimpulan dari LSM BIN dinas harus bersyukur atas adanya petugas-petugas parkir yang menertibkan kendaraan-kendaraan di sepanjang jalan Sriwijaya , memang di akui jalan provinsi tak boleh di pungut biaya namun itu ada alasan karena pengunjung merasa di arahkan kendaraan memberikan upah jasa 2 ribu maupun ada yang memberi lebih karena jasa kendaraan telah di rapikan tertib di jalan
Selanjutnya awak media mendapatkan dari pihak tokoh yang usaha di sepanjang jalan Sriwijaya tak merasa keberatan kok malahan organisasi PP pemuda Pancasila memberi penolakan dalam berita " seharusnya coba ikut turun untuk ketua PP pemuda Pancasila sama seperti yang di lakukan ketua LSM BIN apakah mampu " sanggup hujan panas terik matahari menjaga dan menertibkan " jangan hanya duduk manis dan berstetmen untuk sejumlah oknum wartawan hanya menulis " coba turun sama-sama itu uang halal kok bukan uang haram paham !!!
Ini yang di statmen dari ketua PP pemuda pancasil di lansir dari mediaonline Parkir boleh asal resmi, bukan pungutan liar.
Parkir liar harus ditertibkan, dan sebenarnya pihak keamanan bisa turun tangan menertibkan itu " kok kenapa dia tak langsung turun ketua PP dan sejumlah oknum yang tidak senang dengan aktivitas parkir tanjung pandan khususnya KFC jalan Sriwijaya
Menurutnya, banyak titik di pusat Kota Tanjungpandan ada praktik parkir liar yang membuat masyarakat tidak nyaman " buktikan kalau masyarakat tak nyaman paham !!
Tukang parkir harus dibekali karcis parkir, sehingga masyarakat saat membayar parkir tidak bertanya-tanya, uang yang ia setorkan kemana larinya,” tambahnya.jawab salah satu petugas parkir memangnya selama ini dinas Ade yang membekali perlengkapan parkir itu semua ?? Itu semua sudah di ajukan ketua PP pemuda Pancasila paham !!! , jangan hanya koar memberi statmen urusek dluk organisasi kita masing-masing la benar Ape endak , terbuka kalau ada yang keberatan dengan berita ini naik. ( tim )

COMMENTS