PAD Menggunung, RSUD Tersungkur: Kepemimpinan Lombok Timur Antara Euforia Fiskal dan Krisis Nyawa Publik

Lombok Timur, RK 18 Januari 2026 —Ketika Lombok Timur berbangga dengan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp553 miliar pada 2025, realitas...


Lombok Timur, RK

18 Januari 2026 —Ketika Lombok Timur berbangga dengan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp553 miliar pada 2025, realitas di sektor layanan kesehatan menunjukkan wajah yang memalukan: RSUD dr. R. Soedjono Selong, rumah sakit rujukan utama, mengalami kekosongan obat esensial, bahkan di layanan kritis seperti IGD. Pasien, termasuk peserta BPJS, terpaksa membeli obat ke luar rumah sakit.

Ironi ini menelanjangi satu kebenaran politik yang menyakitkan: keberhasilan fiskal tanpa keberpihakan pada rakyat hanyalah citra, bukan substansi. Dalam konteks ini, nilai PAD setinggi apa pun kehilangan arti ketika hak hidup masyarakat kecil diabaikan.

*Krisis Jasa Medis dan Utang Puluhan Miliar*

Data IT99 menunjukkan RSUD Selong menunggak pembayaran jasa medis tenaga kesehatan selama tiga bulan terakhir, senilai Rp10,8 miliar, serta tunggakan obat mencapai Rp30–40 miliar kepada hampir 40 PBF. Tenaga medis, yang seharusnya menjadi pilar keselamatan pasien, dipaksa bekerja dalam kondisi tanpa kepastian hak finansial.

“Ini bukan lagi sekadar manajemen rumah sakit yang gagal. Ini krisis tata kelola publik yang parah, di mana hak pasien dan tenaga medis sama-sama diabaikan. Negara kalah di tangan birokrasi yang abai,” tegas Hadiyat Dinata, Ketua IT99.

*IGD Tanpa Obat, Rumah Sakit Lumpuh*

Kekosongan obat di IGD adalah bentuk kegagalan paling nyata: nyawa dipertaruhkan karena kelalaian administrasi dan politik. Parahnya, layanan internet RSUD Selong sempat terputus karena tunggakan. Dalam era digital, rumah sakit tanpa internet = rumah sakit mati fungsi.

“Jika IGD kekurangan obat dan internet mati karena utang, ini bukan lagi alarm ini darurat tata kelola, jika RSUD tak mampu membayar obat, jasa medis, dan internet, sementara anggaran dan klaim BPJS tetap mengalir, itu bukan krisis dana—itu bukti telanjang kegagalan manajemen keuangan rumah sakit.” tambah Dinata.

*Bupati Fokus Bisnis, Bukan Kesehatan Rakyat*

Di tengah krisis ini, sorotan publik mengarah ke Bupati H. Haerul Warisin. Alih-alih memprioritaskan kesehatan rakyat, bupati dan istrinya justru sibuk mengembangkan bisnis dapur MBG, yang kini tercatat mencapai sekitar 20 unit di Lombok Timur.

Kontras ini membuat krisis RSUD Selong bukan sekadar masalah teknis: ini krisis etika kepemimpinan. Ketika dapur publik seharusnya diurus dengan sepenuh hati, yang berkembang justru dapur bisnis pribadi. Publik wajar mempertanyakan:

“Bagaimana mungkin seorang kepala daerah membiarkan dapur kesehatan nyaris mati, sementara dapur bisnis keluarga tumbuh agresif? Ini bukan hanya maladministrasi, tapi pengkhianatan mandat rakyat,” kritik Dinata pedas.

Pembiaran utang obat dan jasa medis di tengah ekspansi bisnis yang masif memperkuat persepsi: kepentingan privat lebih diprioritaskan daripada hak dasar warga. Jika dibiarkan, bukan hanya RSUD Selong yang runtuh, tapi legitimasi moral kepemimpinan daerah.

*DBHCT dan Anggaran Kesehatan yang Tak Berarti*

Sorotan publik semakin tajam ketika IT99 mempertanyakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT) yang dialokasikan untuk sektor kesehatan hingga 40 persen, namun utang obat Rp30 miliar dan jasa medis Rp10,8 miliar tetap menggunung.

“Masyarakat tidak berutang saat berobat, BPJS tetap membayar, anggaran kesehatan terus mengalir. Uang itu ke mana?” seru Dinata, menegaskan absurditas pengelolaan fiskal dan prioritas politik.

*Euforia PAD vs Realitas Nyata*

Rekor PAD Lombok Timur diuji oleh kenyataan: IGD kekurangan obat, tenaga medis tak dibayar, rumah sakit lumpuh. Ini menegaskan pelajaran penting: keberhasilan fiskal tanpa keberpihakan pada layanan dasar adalah ilusi kemajuan, dan korban sesungguhnya selalu masyarakat kecil.

Desakan Publik: Audit & Akuntabilitas

IT99 menuntut: Audit komprehensif RSUD Selong, pembukaan data keuangan BLUD, penyelesaian segera seluruh tunggakan obat dan jasa medis dab pertanggungjawaban politik dan administratif dari pejabat yang menjabat sejak 2024 hingga kini.

Kesehatan bukan ruang kompromi: ia hak warga negara, bukan alat pencitraan, bukan komoditas bisnis, dan bukan statistik untuk euforia fiskal.


(SandiP)

COMMENTS





Nama

a,1,abu dhabi,1,aceh,26,Aceh Barat,2,Aceh Tenggara,1,aceh timur,152,aceh utara,3,Adventorial,7,aek nabara,2,aimas,2,Ambarawa,2,amsterdam,1,Angkola Timur,1,anta beranta,1,artikel,3,Asahan,16,badau,3,badung,5,bagansiapiapi,3,balai jaya,1,bali,26,balige,1,banda aceh,6,bandar lampung,18,Bandung,77,bandung barat,5,banggai,1,bangka,135,bangka barat,74,bangka belitung,35,bangka selatan,17,bangka tengah,7,bangkalan,6,banjarmasin,1,banten,79,Banyuasin,2,banyumas,1,banyuwangi,145,barito selatan,3,barito utara,3,Bat,2,batam,7,batang,48,batang kuis,1,batu,1,batu bara,28,bekasi,48,belawan,28,belitung,571,belitung timur,27,beltim,66,bengkalis,3,bengkayang,22,Bengkulu,2,berau,4,bilah barat,1,Bilah Hulu,2,binjai,8,bintan,1,bintang meriah,1,bireuen,1,blitar,2,bogor,18,bojonegoro,3,bolsel,2,Bondowoso,9,boyolali,2,brebes,1,Catatan,1,ciami,3,ciamis,1245,Cianjur,36,Cikampek,1,Cikarang,1,cilacap,3,cilegon,7,cimahi,4,cirebon,11,Covid-19,14,Daerah,2812,Danau Toba,2,deli serdang,89,Demak,2,denpasar,19,Depok,6,DolokSanggul,1,dumai,2,Ekonomi,1,empanang,1,Empat Lawang,9,entikong,4,garut,5,Gorontalo,4,gresik,2,Gunung Megang,1,gunungsitoli,16,hajoran,3,halmahera,2,Halmahera Barat,16,Halmahera Selatan,4,Halmahera Tengah,9,Halmahera Timur,4,Haltim,1,Hamparan Perak,2,hinai,1,Hukum,2,Humbahas,1,idi rayeuk,1,Iklan,2,IKN,1,indonesia,1,indramayu,4,Internasional,1,jakarta,731,jakarta barat,12,jakarta selatan,2,jakarta timur,1,jakarta utara,1,jatim,3,jatinangor,1,Jawa Barat,12,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jawabarat,5,jayapura,8,jember,10,Jepara,6,jombang,5,kab. bandung,7,Kab. Tasikmalaya,44,kab.bekasi,3,kab.berau,5,Kab.Bogor,1,Kab.Karo,4,Kab.Tasikmalaya,5,Kalbar,37,Kalimantan Barat,10,kalimantan timur,2,kalsel,1,Kalteng,2,Kaltim,5,Kampar,3,Kapuas Hulu,12,karawang,5,Karimun,95,Kasus,1,kayong utara,14,kediri,2,keerom,2,Kendalbulur,1,kendari,1,Kepri,10,ketapang,51,kisam ilir,1,klaten,39,kolaka timur,1,kota agung,8,Kota Maba,2,Kota Pinang,2,kotim,4,KPK,1,Kriminal,661,kuala behe,1,kuala pembuang,1,Kuala Tanjung,4,kuansing,1,kuantan singingi,1,kubu raya,445,kundur barat,1,kuningan,11,l Kuningan,1,Labubanbatu,63,Labubanbatu selatan,15,labuhan,1,labuhan deli,19,labuhanbatu,1553,Labuhanbatu Raya,2,labuhanbatu selatan,112,Labuhanbatu Utara,14,labura,35,labusel,29,lahat,2,Lahubanbatu,1,Lalilef,1,lamongan,3,Lampung,65,Lampung Barat,2,lampung selatan,5,Lampung tengah,15,Lampung timur,5,lampung utara,2,landak,45,langkat,229,langsa,3,lebak,17,lembak,1,limboto,1,lingga,49,lombok,1,lombok tengah,3,lombok timur,16,lombok utara,1,London(UK),1,Lubuk Lingga,2,Lubuk Linggau,3,lubuk pakam,1,LubukLinggau,2,lumajang,1,luwuk banggai,3,madiun,1,madura,2,Magelang,10,magetan,1,Majalengka,107,Makassar,2,malang,11,Maluku,3,maluku utara,8,malut,7,mamuju,3,manado,3,mandailing natal,20,Mandalika,1,manggar,5,manokwari,3,mataram,17,Maybrat,1,meda,1,medan,914,Melawi,57,mempawah,18,menggala kota,1,mengwi,1,menjalin,1,meranti,1,metro,1,minut,1,mojokerto,3,muara dua,14,muara enim,135,mukomuko,3,Muna,1,muntok,1,musi banyuasin,2,musi rawas,2,musi rawas utara,1,nanga pinoh,1,Nasional,1,Negeri Antah Berantah,9,negeri lama,1,New York City,2,Ngabang,1,nganjuk,3,Nias,17,Nias Barat,1,Nias Selatan,6,Nias utara,5,NTB,78,Nusa Dua,3,ogan ilir,4,OKI,4,oku selatan,11,pacitan,75,padalarang,1,padang lawas,6,padang lawas utara,1,padang sidimpuan,5,palangka raya,9,palas,2,palembang,17,pali,3,palopo,1,palu,5,paluta,1,pamekasan,3,Pandeglang,1076,pangandaran,2,pangkal pinang,34,Pangkalan Bun,2,papua,7,papua barat,4,parapat,2,Pargarutan,1,Pariaman,1,Pasuruan,2,pati,4,pekalongan,359,pekanbaru,15,Pemalang,3,Pematang Siantar,10,Pendidikan,3,Peristiwa,3023,pesawaran,72,pesisir barat,2,politik,116,ponorogo,3,Pontianak,549,pontianak utara,1,prabumulih,1,pringsewu,763,probolinggo,8,pulau panggung,2,purwakarta,6,purwokerto,1,Purworejo,1,putussibau,5,Rabat,1,radar kriminal,3,Ragam,2755,raja ampat,4,Rantauprapat,29,Riau,9,rokan hilir,27,rokan hulu,1,rote ndao,1,Samarinda,1,sambas,17,samosir,4,Sampang,43,sanggau,95,sarawak,1,sekadau,15,sekayam,1,Sekayu,1,selayar,1,selong,1,semarang,12,Serang,121,serdang bedagai,2,seruyan,1,siak,1,siantar,12,Sibayak,1,sibolangit,2,Sibolga,5,Siborongborong,1,sidempuan,1,sidoarjo,29,Simalungun,333,singkawang,42,sinjai,1,sintang,66,sipirok,2,situbondo,1,Sofifi,1,solo,1,solok,1,sorong,149,sorong selatan,21,Sosial,14,sragen,1,stabat,40,Suap,1,Subang,10,subulussalam,12,sukabumi,10,sukadana,1,sukajaya,1,Sulawesi Tengah,1,sulsel,5,sulteng,9,sumatera,1,sumbar,1,sumbawa barat,3,sumenep,3,sumsel,6,sumut,23,Sungai Ambawang,2,surabaya,46,surakarta,6,Takalar,2,TalangPadang,1,tambraw,2,tana tidung,1,tana toraja,1,tanah karo,2,tangerang,37,tangerang selatan,7,tanggamus,363,tanjabtim,15,tanjung agung,1,tanjung balai,2,tanjung enim,8,tanjung lalang,1,tanjung morawa,1,Tanjung Pinang,1,tanjungbalai,6,tanjungpandan,9,tapanuli selatan,21,tapanuli tengah,1,tapanuli utara,2,Tapsel,5,tarutung,1,tasikmalaya,226,tebing tinggi,19,Teekini,1,Ter,1,Terkin,7,Terkini,16568,Terkini kediri,1,Terkino,1,Terkinu,2,Terlini,1,ternate,6,tidore,1,Timika,1,toba,4,touna,27,trenggelek,5,tuban,4,tulang bawang,36,tulungagung,129,ujung tanjung,1,Undangan,1,way kanan,6,wonogiri,2,wonosobo,3,yalimo,1,yogyakarta,5,
ltr
item
radarkriminal.com: PAD Menggunung, RSUD Tersungkur: Kepemimpinan Lombok Timur Antara Euforia Fiskal dan Krisis Nyawa Publik
PAD Menggunung, RSUD Tersungkur: Kepemimpinan Lombok Timur Antara Euforia Fiskal dan Krisis Nyawa Publik
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6u_c7L3JamHxwewYSKEzGDdQK8YONMi5fQcGoE56vsdDVZLArzHYIMagvtes5FDASsPuS_hg6e5tTOU6mgzv7IVP3Nnx_qztM0CSDDdZl3ovCD5rcbYyrd7R4QtCgiR6v_w_dd-TSz4Wd1GWl9dGp9TyjOxA8nu1zVEhMz3K8Wqr_xVfa1MTpERmKI5dV/s320/1002835505.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6u_c7L3JamHxwewYSKEzGDdQK8YONMi5fQcGoE56vsdDVZLArzHYIMagvtes5FDASsPuS_hg6e5tTOU6mgzv7IVP3Nnx_qztM0CSDDdZl3ovCD5rcbYyrd7R4QtCgiR6v_w_dd-TSz4Wd1GWl9dGp9TyjOxA8nu1zVEhMz3K8Wqr_xVfa1MTpERmKI5dV/s72-c/1002835505.jpg
radarkriminal.com
https://www.radarkriminal.com/2026/01/pad-menggunung-rsud-tersungkur.html
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/2026/01/pad-menggunung-rsud-tersungkur.html
true
1345356970573142364
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy