"Kekuasaan yang Kehilangan Nurani" : YLBH Merah Putih Tasikmalaya Soroti Krisis Etika, Keadilan Sosial, dan Penegakan Hukum

  Kota Tasikmalaya, Radar Kriminal Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Merah Putih Tasikmalaya menyampaikan keprihatinan serius atas arah p...

 

Kota Tasikmalaya, Radar Kriminal

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Merah Putih Tasikmalaya menyampaikan keprihatinan serius atas arah penyelenggaraan kekuasaan dan penegakan hukum yang dinilai semakin menjauh dari nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan etika publik sebagaimana diamanatkan oleh Pancasila dan konstitusi.


Dalam pernyataan sikapnya, YLBH Merah Putih Tasikmalaya menegaskan bahwa kekuasaan—termasuk pada level pemerintahan daerah—bukanlah sekadar struktur administratif, melainkan mandat moral untuk melindungi martabat manusia. Nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia menempatkan negara sebagai instrumen etik yang harus berpihak kepada warga, khususnya kelompok yang paling rentan.


Namun dalam praktiknya, berdasarkan hasil konfirmasi kepada RadarKriminal Endra Rusnendar SH selaku Pembina I YLBH Merah Putih Tasikmalaya menilai bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah saat ini cenderung lebih berfokus pada pengelolaan citra, stabilitas elite, dan kompromi politik, ketimbang pada penyelesaian masalah sosial secara substantif. Ketimpangan sosial, kemiskinan struktural, serta menyempitnya ruang partisipasi publik masih menjadi persoalan nyata yang belum dijawab secara serius oleh kebijakan publik.


“Ketika jabatan publik kehilangan dimensi etiknya, amanah rakyat berhenti menjadi tanggung jawab moral dan berubah menjadi sekadar formalitas administratif,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi YLBH Merah Putih Tasikmalaya. Prinsip fiduciary duty yang seharusnya menjadi dasar penggunaan kewenangan publik dinilai semakin tereduksi oleh praktik politik yang pragmatis dan elitis.


YLBH Merah Putih Tasikmalaya juga menyoroti melemahnya fungsi pengawasan lembaga legislatif daerah. DPRD, yang seharusnya menjadi representasi kehendak rakyat dan pengawas kekuasaan eksekutif, dinilai berisiko kehilangan peran substantifnya akibat kompromi politik yang menjauhkan lembaga tersebut dari kepentingan masyarakat luas.


Krisis etik kekuasaan tersebut, menurut YLBH Merah Putih Tasikmalaya, berkelindan erat dengan praktik penegakan hukum. Negara hukum tidak diukur dari banyaknya peraturan perundang-undangan, melainkan dari sejauh mana hukum berfungsi melindungi martabat manusia. Penegakan hukum yang kaku, formalistik, dan minim empati berpotensi mengubah hukum dari pelindung menjadi alat penekan.


YLBH Merah Putih Tasikmalaya secara khusus menyoroti sejumlah peristiwa penegakan hukum yang dinilai melukai rasa keadilan publik, termasuk dugaan kasus anak-anak yang membela ayahnya dari ancaman kekerasan namun justru berakhir di ruang tahanan. 


Padahal, prinsip pembelaan terpaksa telah secara tegas diakui dalam hukum pidana Indonesia sebagai bentuk perlindungan terhadap naluri dasar manusia untuk mempertahankan diri dan keluarganya.

“Penegakan hukum tanpa nurani dan kebijaksanaan justru berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap institusi hukum itu sendiri,”tegas YLBH Merah Putih Tasikmalaya. 


Tragedi penegakan hukum seperti yang terjadi di Sleman diharapkan menjadi pelajaran nasional agar tidak terulang, khususnya di daerah-daerah yang menjunjung tinggi nilai religiusitas dan kemanusiaan, termasuk Kota Tasikmalaya.


Melalui siaran pers ini, YLBH Merah Putih Tasikmalaya menegaskan bahwa kritik yang disampaikan tidak diarahkan kepada individu atau institusi tertentu, melainkan pada pola dan praktik kekuasaan serta penegakan hukum yang berpotensi mengikis kepercayaan masyarakat. YLBH Merah Putih Tasikmalaya menyerukan agar empati, keberanian moral, dan keberpihakan pada kemanusiaan kembali ditempatkan sebagai dasar utama dalam setiap kebijakan dan proses penegakan hukum.


“Hukum yang adil tidak lahir dari ketakutan, melainkan dari keberanian moral untuk menempatkan kemanusiaan sebagai pusat pertimbangan. Jika koreksi etik terus diabaikan, yang terancam bukan hanya warga yang lemah, tetapi juga legitimasi negara,” tutup pernyataan tersebut.


Tentang YLBH Merah Putih Tasikmalaya

YLBH Merah Putih Tasikmalaya adalah lembaga bantuan hukum yang berfokus pada advokasi hak asasi manusia, keadilan sosial, dan penguatan negara hukum yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan konstitusi.


- Endra R

COMMENTS





Nama

a,1,abu dhabi,1,aceh,26,Aceh Barat,2,Aceh Tenggara,1,aceh timur,152,aceh utara,3,Adventorial,7,aek nabara,2,aimas,2,Ambarawa,2,amsterdam,1,Angkola Timur,1,anta beranta,1,artikel,3,Asahan,16,badau,3,badung,5,bagansiapiapi,3,balai jaya,1,bali,26,balige,1,banda aceh,6,bandar lampung,18,Bandung,78,bandung barat,5,banggai,1,bangka,135,bangka barat,74,bangka belitung,38,bangka selatan,17,bangka tengah,7,bangkalan,6,banjarmasin,1,banten,80,Banyuasin,2,banyumas,1,banyuwangi,145,barito selatan,3,barito utara,3,Bat,2,batam,7,batang,48,batang kuis,1,batu,1,batu bara,28,bekasi,48,belawan,28,belitung,583,belitung timur,27,beltim,66,bengkalis,3,bengkayang,22,Bengkulu,2,berau,4,bilah barat,1,Bilah Hulu,2,binjai,8,bintan,1,bintang meriah,1,bireuen,1,blitar,2,bogor,18,bojonegoro,3,bolsel,2,Bondowoso,9,boyolali,2,brebes,1,Catatan,1,ciami,3,ciamis,1274,Cianjur,36,Cikampek,1,Cikarang,1,cilacap,3,cilegon,7,cimahi,4,cirebon,11,Covid-19,14,Daerah,2812,Danau Toba,2,deli serdang,91,Demak,2,denpasar,19,Depok,6,DolokSanggul,1,dumai,2,Ekonomi,1,empanang,1,Empat Lawang,9,entikong,4,garut,5,Gorontalo,4,gresik,2,Gunung Megang,1,gunungsitoli,16,hajoran,3,halmahera,2,Halmahera Barat,16,Halmahera Selatan,4,Halmahera Tengah,9,Halmahera Timur,4,Haltim,1,Hamparan Perak,2,hinai,1,Hukum,2,Humbahas,1,idi rayeuk,1,Iklan,2,IKN,1,indonesia,1,indramayu,4,Internasional,1,jakarta,731,jakarta barat,12,jakarta selatan,2,jakarta timur,1,jakarta utara,1,jatim,3,jatinangor,1,Jawa Barat,12,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jawabarat,5,jayapura,8,jember,10,Jepara,6,jombang,5,kab. bandung,7,Kab. Tasikmalaya,46,kab.bekasi,3,kab.berau,5,Kab.Bogor,1,Kab.Karo,4,Kab.Tasikmalaya,7,Kalbar,37,Kalimantan Barat,10,kalimantan timur,2,kalsel,1,Kalteng,2,Kaltim,5,Kampar,3,Kapuas Hulu,12,karawang,5,Karimun,95,Kasus,1,kayong utara,14,kediri,2,keerom,2,Kendalbulur,1,kendari,1,Kepri,10,ketapang,51,kisam ilir,1,klaten,39,kolaka timur,1,kota agung,8,Kota Maba,2,Kota Pinang,2,kotim,4,KPK,1,Kriminal,661,kuala behe,1,kuala pembuang,1,Kuala Tanjung,4,kuansing,1,kuantan singingi,1,kubu raya,445,kundur barat,1,kuningan,11,l Kuningan,1,Labubanbatu,63,Labubanbatu selatan,15,labuhan,1,labuhan deli,19,labuhanbatu,1557,Labuhanbatu Raya,2,labuhanbatu selatan,112,Labuhanbatu Utara,14,labura,35,labusel,29,lahat,2,Lahubanbatu,1,Lalilef,1,lamongan,3,Lampung,65,Lampung Barat,2,lampung selatan,5,Lampung tengah,15,Lampung timur,5,lampung utara,2,landak,45,langkat,229,langsa,3,lebak,17,lembak,1,limboto,1,lingga,49,lombok,1,lombok tengah,3,lombok timur,19,lombok utara,1,London(UK),1,Lubuk Lingga,2,Lubuk Linggau,3,lubuk pakam,1,LubukLinggau,2,lumajang,1,luwuk banggai,3,madiun,1,madura,2,Magelang,10,magetan,1,Majalengka,107,Makassar,2,malang,11,Maluku,3,maluku utara,8,malut,7,mamuju,3,manado,3,mandailing natal,20,Mandalika,1,manggar,5,manokwari,3,mataram,18,Maybrat,1,meda,1,medan,928,Melawi,57,mempawah,18,menggala kota,1,mengwi,1,menjalin,1,meranti,1,metro,1,minut,1,mojokerto,3,muara dua,14,muara enim,135,mukomuko,3,Muna,1,muntok,1,musi banyuasin,2,musi rawas,3,musi rawas utara,1,nanga pinoh,1,Nasional,1,Negeri Antah Berantah,9,negeri lama,1,New York City,2,Ngabang,1,nganjuk,3,Nias,17,Nias Barat,1,Nias Selatan,6,Nias utara,5,NTB,78,Nusa Dua,3,ogan ilir,4,OKI,4,oku selatan,11,pacitan,78,padalarang,1,padang lawas,6,padang lawas utara,1,padang sidimpuan,5,palangka raya,9,palas,2,palembang,17,pali,3,palopo,1,palu,5,paluta,1,pamekasan,3,Pandeglang,1105,pangandaran,2,pangkal pinang,34,Pangkalan Bun,2,papua,7,papua barat,4,parapat,2,Pargarutan,1,Pariaman,1,Pasuruan,2,pati,4,pekalongan,359,pekanbaru,15,Pemalang,3,Pematang Siantar,10,Pendidikan,3,Peristiwa,3023,pesawaran,72,pesisir barat,2,politik,116,ponorogo,3,Pontianak,549,pontianak utara,1,prabumulih,1,pringsewu,768,probolinggo,8,pulau panggung,2,purwakarta,6,purwokerto,1,Purworejo,1,putussibau,5,Rabat,1,radar kriminal,3,Ragam,2755,raja ampat,4,Rantauprapat,29,Riau,9,rokan hilir,27,rokan hulu,1,rote ndao,1,Samarinda,1,sambas,17,samosir,4,Sampang,43,sanggau,95,sarawak,1,sekadau,15,sekayam,1,Sekayu,1,selayar,1,selong,1,semarang,12,Serang,122,serdang bedagai,2,seruyan,1,siak,1,siantar,12,Sibayak,1,sibolangit,2,Sibolga,5,Siborongborong,1,sidempuan,1,sidoarjo,29,Simalungun,335,singkawang,42,sinjai,1,sintang,66,sipirok,2,situbondo,1,Sofifi,1,solo,1,solok,1,sorong,149,sorong selatan,21,Sosial,14,sragen,1,stabat,40,Suap,1,Subang,10,subulussalam,12,sukabumi,10,sukadana,1,sukajaya,1,Sulawesi Tengah,1,sulsel,5,sulteng,9,sumatera,1,sumbar,1,sumbawa barat,3,sumenep,4,sumsel,7,sumut,23,Sungai Ambawang,2,surabaya,46,surakarta,6,Takalar,2,TalangPadang,1,tambraw,2,tana tidung,1,tana toraja,1,tanah karo,2,tangerang,37,tangerang selatan,7,tanggamus,363,tanjabtim,15,tanjung agung,1,tanjung balai,2,tanjung enim,8,tanjung lalang,1,tanjung morawa,1,Tanjung Pinang,1,tanjungbalai,6,tanjungpandan,9,tapanuli selatan,21,tapanuli tengah,1,tapanuli utara,2,Tapsel,5,tarutung,1,tasikmalaya,242,tebing tinggi,19,Teekini,1,Ter,1,Terkin,7,Terkini,16699,Terkini kediri,1,Terkino,1,Terkinu,2,Terlini,1,ternate,6,tidore,1,Timika,1,toba,4,touna,27,trenggelek,5,tuban,4,tulang bawang,36,tulungagung,131,ujung tanjung,1,Undangan,1,way kanan,6,wonogiri,2,wonosobo,3,yalimo,1,yogyakarta,5,
ltr
item
radarkriminal.com: "Kekuasaan yang Kehilangan Nurani" : YLBH Merah Putih Tasikmalaya Soroti Krisis Etika, Keadilan Sosial, dan Penegakan Hukum
"Kekuasaan yang Kehilangan Nurani" : YLBH Merah Putih Tasikmalaya Soroti Krisis Etika, Keadilan Sosial, dan Penegakan Hukum
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQ6-G3x08XAisNbiyBBK-UPpOoevqDIf1D8g6QmZVZhNAKXpa2LEGNWqsbkjOkqyolq_QeqrsemlDd8nXiKYXTYOlCxD5cGMasgiNhbwEyoY-e2aclKn9Ch79GXby0JopynKZe1tHg61awAujYaZcEYm853QptFQT1FirzVVp44yBLNmWoqtxuFXlupoyf/s320/1003142838.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQ6-G3x08XAisNbiyBBK-UPpOoevqDIf1D8g6QmZVZhNAKXpa2LEGNWqsbkjOkqyolq_QeqrsemlDd8nXiKYXTYOlCxD5cGMasgiNhbwEyoY-e2aclKn9Ch79GXby0JopynKZe1tHg61awAujYaZcEYm853QptFQT1FirzVVp44yBLNmWoqtxuFXlupoyf/s72-c/1003142838.jpg
radarkriminal.com
https://www.radarkriminal.com/2026/02/kekuasaan-yang-kehilangan-nurani-ylbh.html
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/2026/02/kekuasaan-yang-kehilangan-nurani-ylbh.html
true
1345356970573142364
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy