Simalungun, Radar Kriminal Tanaman Sawit di perkebunan unit dolok Sinumbah, tepatnya di afdeling Ill,jalan besar dosin simpang talang, malig...
Simalungun, Radar Kriminal
Tanaman Sawit di perkebunan unit dolok Sinumbah, tepatnya di afdeling Ill,jalan besar dosin simpang talang, maligas bayu, kecamatan huta bayu raja, kabupaten simalungun, tahun tanam 2008.
Perbatasan antara afdeling ll dan lll.
Pantauan tim jurnalis media ini,dihari jum, at 14 februari 2026,dijam 10,16 wib,
Tanaman sawit tampak belum dilaksanakan perawatan Tunasan pelepah. Terlihat pada setiap pohon, banyak pelepah yang sengkleh dan gondrong.
Apabila tanaman kelapa sawit di perkebunan (termasuk perkebunan nusantara/BUMN) tidak dilakukan tunasan pelepah (pruning) secara rutin, akan terjadi penurunan produktivitas dan gangguan teknis yang serius.
Pelepah yang terlalu gondrong (tidak dipangkas) akan menyerap nutrisi yang seharusnya digunakan untuk pembentukan buah.
Berikut adalah dampak utama jika sawit tidak ditunas:
1. Penurunan Produksi dan Kualitas Buah
Nutrisi Terbagi:
Energi tanaman lebih banyak terserap untuk mempertahankan pelepah yang tua dan tidak produktif, sehingga nutrisi ke buah berkurang, menghasilkan Berat Janjang Rata-rata (BJR) yang kecil.
Penyerbukan Terganggu:
Pelepah yang menumpuk menghalangi sirkulasi udara dan cahaya, yang mengganggu proses penyerbukan alami.
2. Kesulitan Teknis Panen dan Losses Tinggi
Brondolan Tersangkut:
Brondolan (buah sawit yang lepas) akan tersangkut di ketiak pelepah yang menumpuk, menyebabkan kehilangan hasil (losses) yang tinggi.
Panen Lambat:
Pemanen kesulitan memotong tandan buah karena terhalang pelepah tua, sehingga memakan waktu lebih lama.
3.Risiko Hama dan Penyakit Meningkat
Sarang Hama:
Pelepah yang menumpuk menciptakan kelembaban tinggi, yang menjadi tempat ideal bagi hama seperti tikus dan kumbang tanduk.
Inokulum Ganoderma:
Pelepah yang tidak dibersihkan dan membusuk di pokok bisa menjadi sumber inokulum penyakit Ganoderma yang mematikan.
4. Kualitas Tandan Rendah
Tanaman sawit yang tidak dipruning akan terlihat gondrong, menyulitkan pemeliharaan, dan buah yang dihasilkan tidak optimal.
Asisten Kepala (Askep) Hendrik Kataren saat dikonfirmasi melalui pesan Vidio Aplikasi Whatsapp dinomor 081370xxxxxx, tidak memberi tanggapan,
Secara aturan, perawatan tahun 2025,tentang penunasan/peruning, awal bulan januari sampai Maret ditahun 2026 sudah seharusnya rampung semua.
Hingga muncul dugaan, biaya perawatan masuk kantong siapa!!?
Secara ringkas, tidak melakukan tunasan pelepah akan mengubah energi tanaman dari menghasilkan buah menjadi menghasilkan pelepah, yang berujung pada kerugian ekonomi bagi perkebunan.
Tri/kabiro RK


COMMENTS