YLBH-MERAH PUTIH TASIKMALAYA : Norma Tinggi, Realitas Rendah: Ketika Surat Edaran Tidak Cukup Menjawab Kegelisahan Publik

Kota Tasikmalaya, Radar Kriminal  Surat Edaran Nomor 28 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Selama Bulan Ramadan yang diterbitka...


Kota Tasikmalaya, Radar Kriminal 

Surat Edaran Nomor 28 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Selama Bulan Ramadan yang diterbitkan oleh Wali Kota Tasikmalaya merupakan dokumen normatif yang sarat pesan moral. Isinya mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban, menjauhi arogansi, memperkuat toleransi, serta meningkatkan kepedulian sosial.


Nilai-nilai tersebut luhur. Tidak ada yang keliru dalam ajakannya.


Namun dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan di Tasikmalaya, masyarakat tidak hanya membaca teks. Masyarakat membaca realitas.


Dalam satu tahun terakhir, ruang publik memperlihatkan dinamika kritik, aksi moral, audiensi, hingga ekspresi satire terhadap kebijakan dan respons pemerintahan. Fenomena ini tidak muncul tanpa sebab. Ia lahir dari persepsi adanya jarak antara norma yang diserukan dan pengalaman yang dirasakan.


Surat edaran dapat mengatur perilaku warga.

Tetapi legitimasi pemerintahan ditentukan oleh perilaku kekuasaan.


Dalam perspektif negara hukum, setiap nilai yang disampaikan kepada masyarakat secara moral terlebih dahulu mengikat penyelenggara negara. Seruan untuk tidak bersikap arogan, untuk bijaksana dalam menyikapi perbedaan, serta untuk menjaga ketertiban publik adalah prinsip yang berlaku timbal balik.


Kepemimpinan yang hari ini berjalan di bawah pemerintahan Viman Alfarizi bersama Wakil Wali Kota Dicky Chandra sedang berada pada fase pembacaan publik yang menentukan. Bukan semata dinilai dari regulasi yang diterbitkan, tetapi dari cara kekuasaan merespons kritik dan mengelola kepercayaan.


Religiusitas administratif akan memiliki legitimasi apabila ditopang oleh konsistensi tindakan, keterbukaan terhadap koreksi, stabilitas komunikasi birokrasi, dan keteladanan dalam pengambilan keputusan.


Kritik publik bukan ancaman. Ia adalah cermin. Dan cermin tidak pernah memusuhi wajah yang bercermin.


Apabila norma tinggi terus disuarakan sementara kegelisahan publik tetap terasa, maka yang diperlukan bukan sekadar penguatan simbol, melainkan perenungan struktural dan keberanian untuk berbenah.


YLBH Merah Putih Tasikmalaya tidak sedang memperdebatkan teks. Yang menjadi perhatian adalah jarak antara harapan dan kenyataan.


Karena pada akhirnya, kekuasaan tidak diuji oleh seberapa indah ia berbicara tentang moralitas, tetapi oleh seberapa konsisten ia hidup di dalamnya.


Norma dapat ditulis dalam satu halaman.

Kepercayaan publik dibangun dalam waktu yang panjang.

Dan ketika kepercayaan itu mulai retak, yang dibutuhkan bukan pembelaan—melainkan pembuktian.


- Endra R

COMMENTS





Nama

a,1,abu dhabi,1,aceh,26,Aceh Barat,2,Aceh Tenggara,1,aceh timur,152,aceh utara,3,Adventorial,7,aek nabara,2,aimas,2,Ambarawa,2,amsterdam,1,Angkola Timur,1,anta beranta,1,artikel,3,Asahan,16,badau,3,badung,5,bagansiapiapi,3,balai jaya,1,bali,26,balige,1,banda aceh,6,bandar lampung,18,Bandung,78,bandung barat,5,banggai,1,bangka,135,bangka barat,74,bangka belitung,38,bangka selatan,17,bangka tengah,7,bangkalan,6,banjarmasin,1,banten,80,Banyuasin,2,banyumas,1,banyuwangi,145,barito selatan,3,barito utara,3,Bat,2,batam,7,batang,48,batang kuis,1,batu,1,batu bara,28,bekasi,48,belawan,28,belitung,583,belitung timur,27,beltim,66,bengkalis,3,bengkayang,22,Bengkulu,2,berau,4,bilah barat,1,Bilah Hulu,2,binjai,8,bintan,1,bintang meriah,1,bireuen,1,blitar,2,bogor,18,bojonegoro,3,bolsel,2,Bondowoso,9,boyolali,2,brebes,1,Catatan,1,ciami,3,ciamis,1274,Cianjur,36,Cikampek,1,Cikarang,1,cilacap,3,cilegon,7,cimahi,4,cirebon,11,Covid-19,14,Daerah,2812,Danau Toba,2,deli serdang,91,Demak,2,denpasar,19,Depok,6,DolokSanggul,1,dumai,2,Ekonomi,1,empanang,1,Empat Lawang,9,entikong,4,garut,5,Gorontalo,4,gresik,2,Gunung Megang,1,gunungsitoli,16,hajoran,3,halmahera,2,Halmahera Barat,16,Halmahera Selatan,4,Halmahera Tengah,9,Halmahera Timur,4,Haltim,1,Hamparan Perak,2,hinai,1,Hukum,2,Humbahas,1,idi rayeuk,1,Iklan,2,IKN,1,indonesia,1,indramayu,4,Internasional,1,jakarta,731,jakarta barat,12,jakarta selatan,2,jakarta timur,1,jakarta utara,1,jatim,3,jatinangor,1,Jawa Barat,12,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jawabarat,5,jayapura,8,jember,10,Jepara,6,jombang,5,kab. bandung,7,Kab. Tasikmalaya,46,kab.bekasi,3,kab.berau,5,Kab.Bogor,1,Kab.Karo,4,Kab.Tasikmalaya,7,Kalbar,37,Kalimantan Barat,10,kalimantan timur,2,kalsel,1,Kalteng,2,Kaltim,5,Kampar,3,Kapuas Hulu,12,karawang,5,Karimun,95,Kasus,1,kayong utara,14,kediri,2,keerom,2,Kendalbulur,1,kendari,1,Kepri,10,ketapang,51,kisam ilir,1,klaten,39,kolaka timur,1,kota agung,8,Kota Maba,2,Kota Pinang,2,kotim,4,KPK,1,Kriminal,661,kuala behe,1,kuala pembuang,1,Kuala Tanjung,4,kuansing,1,kuantan singingi,1,kubu raya,445,kundur barat,1,kuningan,11,l Kuningan,1,Labubanbatu,63,Labubanbatu selatan,15,labuhan,1,labuhan deli,19,labuhanbatu,1557,Labuhanbatu Raya,2,labuhanbatu selatan,112,Labuhanbatu Utara,14,labura,35,labusel,29,lahat,2,Lahubanbatu,1,Lalilef,1,lamongan,3,Lampung,65,Lampung Barat,2,lampung selatan,5,Lampung tengah,15,Lampung timur,5,lampung utara,2,landak,45,langkat,229,langsa,3,lebak,17,lembak,1,limboto,1,lingga,49,lombok,1,lombok tengah,3,lombok timur,19,lombok utara,1,London(UK),1,Lubuk Lingga,2,Lubuk Linggau,3,lubuk pakam,1,LubukLinggau,2,lumajang,1,luwuk banggai,3,madiun,1,madura,2,Magelang,10,magetan,1,Majalengka,107,Makassar,2,malang,11,Maluku,3,maluku utara,8,malut,7,mamuju,3,manado,3,mandailing natal,20,Mandalika,1,manggar,5,manokwari,3,mataram,18,Maybrat,1,meda,1,medan,928,Melawi,57,mempawah,18,menggala kota,1,mengwi,1,menjalin,1,meranti,1,metro,1,minut,1,mojokerto,3,muara dua,14,muara enim,135,mukomuko,3,Muna,1,muntok,1,musi banyuasin,2,musi rawas,3,musi rawas utara,1,nanga pinoh,1,Nasional,1,Negeri Antah Berantah,9,negeri lama,1,New York City,2,Ngabang,1,nganjuk,3,Nias,17,Nias Barat,1,Nias Selatan,6,Nias utara,5,NTB,78,Nusa Dua,3,ogan ilir,4,OKI,4,oku selatan,11,pacitan,78,padalarang,1,padang lawas,6,padang lawas utara,1,padang sidimpuan,5,palangka raya,9,palas,2,palembang,17,pali,3,palopo,1,palu,5,paluta,1,pamekasan,3,Pandeglang,1106,pangandaran,2,pangkal pinang,34,Pangkalan Bun,2,papua,7,papua barat,4,parapat,2,Pargarutan,1,Pariaman,1,Pasuruan,2,pati,4,pekalongan,359,pekanbaru,15,Pemalang,3,Pematang Siantar,10,Pendidikan,3,Peristiwa,3023,pesawaran,72,pesisir barat,2,politik,116,ponorogo,3,Pontianak,549,pontianak utara,1,prabumulih,1,pringsewu,768,probolinggo,8,pulau panggung,2,purwakarta,6,purwokerto,1,Purworejo,1,putussibau,5,Rabat,1,radar kriminal,3,Ragam,2755,raja ampat,4,Rantauprapat,29,Riau,9,rokan hilir,27,rokan hulu,1,rote ndao,1,Samarinda,1,sambas,17,samosir,4,Sampang,43,sanggau,95,sarawak,1,sekadau,15,sekayam,1,Sekayu,1,selayar,1,selong,1,semarang,12,Serang,122,serdang bedagai,2,seruyan,1,siak,1,siantar,12,Sibayak,1,sibolangit,2,Sibolga,5,Siborongborong,1,sidempuan,1,sidoarjo,29,Simalungun,335,singkawang,42,sinjai,1,sintang,66,sipirok,2,situbondo,1,Sofifi,1,solo,1,solok,1,sorong,149,sorong selatan,21,Sosial,14,sragen,1,stabat,40,Suap,1,Subang,10,subulussalam,12,sukabumi,10,sukadana,1,sukajaya,1,Sulawesi Tengah,1,sulsel,5,sulteng,9,sumatera,1,sumbar,1,sumbawa barat,3,sumenep,4,sumsel,7,sumut,23,Sungai Ambawang,2,surabaya,46,surakarta,6,Takalar,2,TalangPadang,1,tambraw,2,tana tidung,1,tana toraja,1,tanah karo,2,tangerang,37,tangerang selatan,7,tanggamus,363,tanjabtim,15,tanjung agung,1,tanjung balai,2,tanjung enim,8,tanjung lalang,1,tanjung morawa,1,Tanjung Pinang,1,tanjungbalai,6,tanjungpandan,9,tapanuli selatan,21,tapanuli tengah,1,tapanuli utara,2,Tapsel,5,tarutung,1,tasikmalaya,242,tebing tinggi,19,Teekini,1,Ter,1,Terkin,7,Terkini,16700,Terkini kediri,1,Terkino,1,Terkinu,2,Terlini,1,ternate,6,tidore,1,Timika,1,toba,4,touna,27,trenggelek,5,tuban,4,tulang bawang,36,tulungagung,131,ujung tanjung,1,Undangan,1,way kanan,6,wonogiri,2,wonosobo,3,yalimo,1,yogyakarta,5,
ltr
item
radarkriminal.com: YLBH-MERAH PUTIH TASIKMALAYA : Norma Tinggi, Realitas Rendah: Ketika Surat Edaran Tidak Cukup Menjawab Kegelisahan Publik
YLBH-MERAH PUTIH TASIKMALAYA : Norma Tinggi, Realitas Rendah: Ketika Surat Edaran Tidak Cukup Menjawab Kegelisahan Publik
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEile1eosoHQWa6wtHzr1QMASFBzIn3xtudwAOCs9nhwEpKZnMWdxnSpk1k_TdRY3jspXmsoHySUammPBuT07fXYEVh1s1EhNA8kzCe36o7UKS3kJESR18Hjok4onC9v5ndPMQjgOFDR8G4Lf-Be9-HWalu6IreYxgRVKv9fgOki_t7BTpm8J6HuSu5Eaq5Q/s320/1003335435.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEile1eosoHQWa6wtHzr1QMASFBzIn3xtudwAOCs9nhwEpKZnMWdxnSpk1k_TdRY3jspXmsoHySUammPBuT07fXYEVh1s1EhNA8kzCe36o7UKS3kJESR18Hjok4onC9v5ndPMQjgOFDR8G4Lf-Be9-HWalu6IreYxgRVKv9fgOki_t7BTpm8J6HuSu5Eaq5Q/s72-c/1003335435.jpg
radarkriminal.com
https://www.radarkriminal.com/2026/02/ylbh-merah-putih-tasikmalaya-norma.html
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/
https://www.radarkriminal.com/2026/02/ylbh-merah-putih-tasikmalaya-norma.html
true
1345356970573142364
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy