Pandeglang, RK Pemerintah Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang menyalurkan insentif bagi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LK...
Pandeglang, RK
Pemerintah Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang menyalurkan insentif bagi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) untuk Triwulan I Tahun Anggaran 2026, yang mencakup bulan Januari, Februari, dan Maret.Kegiatan penyaluran insentif tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Banyuasih pada Selasa (17/3/2026) dan dimulai sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai.
Penyaluran insentif ini diberikan kepada sejumlah unsur lembaga kemasyarakatan desa yang selama ini berperan aktif membantu penyelenggaraan pemerintahan, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta berbagai program pembangunan desa.
Kepala Desa Banyuasih Iyat Sanjaya mengatakan bahwa pemberian insentif tersebut merupakan bentuk perhatian sekaligus apresiasi pemerintah desa terhadap para pengurus lembaga kemasyarakatan desa yang selama ini turut berperan dalam membantu pelayanan kepada masyarakat.
“Insentif ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah desa kepada para pengurus LKD yang telah membantu jalannya pemerintahan serta kegiatan kemasyarakatan di Desa Banyuasih,” ujar Iyat Sanjaya.
Menurutnya, keberadaan lembaga kemasyarakatan desa memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa dalam menjalankan berbagai program pembangunan serta menjaga ketertiban dan keharmonisan di lingkungan masyarakat.
Ia berharap pemberian insentif tersebut dapat semakin meningkatkan semangat para pengurus LKD dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada masyarakat.
“Semoga para pengurus RT, RW, guru ngaji, Linmas maupun kader Posyandu dapat terus bersinergi dengan pemerintah desa dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Banyuasih, Supriyadi, menjelaskan bahwa jumlah penerima insentif LKD di Desa Banyuasih berasal dari berbagai unsur kelembagaan masyarakat desa yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Jumlah penerima insentif meliputi 25 RT, 8 RW, 51 guru ngaji, 10 anggota Linmas, dan 35 kader Posyandu,” jelas Supriyadi.
Ia menambahkan bahwa lembaga kemasyarakatan desa memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai kegiatan pemerintahan di tingkat desa, mulai dari menjaga keamanan lingkungan, mendukung kegiatan keagamaan, hingga membantu pelaksanaan program pelayanan kepada masyarakat.
Selain penyaluran insentif, dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Banyuasih Iyat Sanjaya juga memberikan kenang-kenangan berupa bingkisan kepada seluruh pengurus LKD yang hadir.
Ia menegaskan bahwa bingkisan tersebut merupakan inisiatif pribadi dan tidak menggunakan anggaran Dana Desa maupun anggaran pemerintah desa.
“Bingkisan ini sebagai bentuk perhatian dan ucapan terima kasih saya secara pribadi kepada para pengurus LKD yang selama ini ikut membantu kegiatan serta pelayanan masyarakat di desa,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Iyat Sanjaya juga menyampaikan bahwa pada hari tersebut pihaknya akan memberikan bantuan pakaian kepada anak-anak yatim piatu, masing-masing sebanyak enam pasang pakaian sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, pemerintah desa juga berencana menggelar buka puasa bersama dengan 43 anak yatim piatu yang akan dilaksanakan di Rumah Makan Pamatang Carita.
“InsyaAllah hari ini juga kami akan memberikan pakaian kepada anak-anak yatim piatu dan melaksanakan buka puasa bersama dengan 43 anak yatim piatu di RM Pamatang Carita,” ujarnya.
Kegiatan penyaluran insentif tersebut berlangsung tertib dan dihadiri oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Banyuasih, serta para perangkat desa.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Banyuasih berharap hubungan kerja sama antara pemerintah desa dengan seluruh lembaga kemasyarakatan desa dapat terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai program pembangunan desa dapat berjalan secara optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
(YEN)


COMMENTS